PSSI berencana menggunakan jasa wasit asing pada gelaran Liga 1 mendatang. Hal ini disambut positif Borneo FC Samarinda. Menurut pelatih Borneo FC Dragan Djukanovic dan kapten tim Ponaryo Astaman, hal tersebut adalah langkah bagus.


Dragan menilai, memakai wasit dari luar adalah langkah baik dan ia menyambut baik hal tersebut. Namun, Dragan masih mempertanyakan asal negara wasit yang akan didatangkan. "Apakah dari Asia Tenggara juga atau bagaimana? Tapi untuk menggunakan wasit asing bagi saya merupakan ide yang bagus," ucap Dragan.


Diketahui, Dragan adalah salah satu pelatih yang kerap melontarkan kritik atas kinerja wasit Indonesia musim lalu. Ia juga sudah tahu betul bagaimana kualitas korps wasit di nusantara. "Keputusan wasit membuat laga jadi tak berkualitas. Wasit itu harusnya jadi penengah," tuturnya.


Tanggapan yang sama juga datang dari Ponaryo Astaman. Baginya, kehadiran wasit asing sah-sah saja. Namun jangan sampai menyudutkan wasit lokal. Sebab untuk memperbaiki sepak bola Indonesia tidak bisa hanya memperhatikan satu sisi dan melupakan sisi yang lain. "Selain mendatangkan wasit asing, level wasit lokal juga harus didongkrak," kata Ponaryo.


Sebab lanjutnya, tujuan mendatangkan wasit asing harus selaras dengan perbaikan kualitas wasit lokal. Jadi bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pertandingan saja. Tapi semuanya bisa dikoreksi secara bersama. "Kalau wasit asing selesai melaksanakan tugasnya, kemudian kemampuan wasit kita tidak terangkat, ya tidak ada yang kita capai," sebutnya.


Kendati demikian, Ponaryo mengakui jika wasit-wasit di Indonesia memang perlu belajar dari wasit luar, terutama terkait mengambil keputusan dan ketegasan. Sehingga jalannya pertandingan pun bisa membaik dan kualitas pun akan terangkat. "Kalau untuk belajar, ya perlu benar-benar yang lebih baik. Jangan tanggung-tanggung," tandasnya. (SP/AHS)