Kurang lebih dua pekan lagi kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional akan ditabuh. Seluruh klub kini sudah memasuki program latihan lebih ke teknis.


Namun di luar persiapan tersebut, sarana dan prasarana pertandingan pun kini juga dibenahi. Salah satunya adalah lapangan pertandingan. Dan Stadion Segiri sebagai homebase Borneo FC kini mulai lebih dirawat.


Beberapa bagian rumput lapangan yang terkelupas, mendapat perawatan khusus agar saat kompetisi berlangsung bisa tumbuh dengan baik. Hal ini sudah pasti berimbas pada persiapan Borneo FC sendiri.


Itulah sebabnya hari ini (29/3), skuad Pesut Etam tak menjalani latihan di stadion yang terletak di tengah perkotaan tersebut Stadion Utama Kaltim, Palaran, menjadi tempat latihan tim dalam bebrapa hari terakhir. Hal itu dilontarkan head media officer Borneo FC, Abe Hedly Sundana.


"Pemain akan menjalani latihan di Palaran, sore ini pukul 16.30. Memang perawatan harus dilakukan untuk lapangan Segiri jelang Liga 1, rumputnya harus rutin dipupuk dan beberapa bagian yang diberlubang bagian yang berlubang akan diperbaiki. Oleh sebab itu jadi kami memilih Stadion Palaran untuk latihan tim," terangnya.


Sementara itu manajer Borneo FC, Farid Abubakar secara terpisah menjelaskan, dirinya hari ini akan menghadiri pertemuan manajer di Jakarta. "Dipertemuan manager ini, Farid mengaku akan membahas soal draft regulasi, khususnya untuk pemain asing. "Sebenarnya banyak sih, yang akan dibahas terkait kompetisi nanti. Yang jelas semua klub diundang untuk menghadiri dan saya diminta untuk menjadi wakil Borneo FC," sahut Farid.


Disebutkan Farid, dirinya dan semua perwakilan kontestan Liga 1 pasti ingin kompetisi berjalan baik. Itulah sebabnya, ia akan menyuarakan beberapa hal yang dianggapnya harus dibenahi. "Kita sudah punya pengalaman banak di kompetisi ISC musim lalu. Dari situ kita akan memberikan masukkan pada operator kompetisi dalam hal ini LIB, agar membenahi beberapa kekurangan yang ada," pungkas Farid. (SP/AHS)