Kurang dari dua minggu sebelum bergulirnya Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, PT Liga Indonesia Baru telah merilis draft jadwal seluruh pertandingan. Berbagai reaksi pun muncul terhadap jadwal tersebut, untuk itu klub diberikan hak untuk menanggapi draft jadwal tersebut sebelum 8 April 2017.


Sekretaris Borneo FC Ridhotya Warman dikonfirmasi terkait ini mengaku pihaknya sudah mempelajari secara menyeluruh jadwal tersebut, dan memastikan akan segera bersurat secara resmi perihal tersebut.


“Ini hanya draft, belum fix, jadi klub masih bisa memberikan tanggapannya jika merasa jadwal ini merugikan. Dan Borneo FC salahsatunya yang akan memberikan tanggapan, karena ada jadwal kami yang tidak normal," katanya, Rabu (5/4) sore.


Tidak normal yang dimaksud Ridho ialah pertandingan di bulan Ramadhan. Di draft jadwal tertulis pada tanggal 31 Mei 2017, Borneo FC akan menjamu PSM Makassar di Samarinda, namun keesokan harinya yakni tanggal 1 Juni 2017 tim besutan Dragan Djukanovic ini harus bermain tandang ke markas Madura United. "Ini salahsatu yang akan kami koreksi dari beberapa hal yang akan kami sampaikan ke PT LIB," tambah Ridho.


Dalam draft jadwal yang telah dirilis itu, diketahui pada laga pembuka Borneo FC akan bertemu juara ISC A 2016 Persipura Jayapura pada 16 April 2017 di Stadion Mandala Jayapura. Dan akan mengakhiri kompetisi Liga 1 2017 di markas Bali United, pada 12 November 2017 mendatang.


Disisi lain, Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin berharap kompetisi Liga 1 2017 ini berjalan lancar tanpa merugikan satu pihak. Iapun percaya PT Liga Indonesia Baru bisa mengakomodir keinginan semua pihak agar mutu kompetisi bisa lebih baik lagi. “Objektif dalam memberikan keputusan adalah terpenting, semoga nanti tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” paparnya singkat. (AHS)