Borneo FC sudah siap mengikuti kompetisi Liga 1 tahun ini. Seluruh persiapan teknis tim berjuluk Pesut Etam ini disebut telah tuntas. Menariknya, dari sisi tim ada sekitar 10 pemain muda, 8 diantaranya bahkan berusia di dibawah 21 tahun.


Bahkan para pemain muda tersebut tersebar pada semua posisi. Baik kiper, bek, gelandang hingga penyerang. Mereka rata-rata pemain di bawah umur 23 tahun. Bahkan pada posisi gelandang, ada empat pemain yang mengisi.


Dari seluruhan, Terens Puhiri dan Rifal Lastori sudah kerap bermain reguler di skuad utama. Ada pula nama ABdul Aziz yang bisa dibilang pemain kenyang pengalaman. Musim lalu, ia sukses mengantar tim sepak bola PON Jabar meraih medali emas.


Kebijakan banyak melibatkan pemain muda di Borneo FC ini disambut baik pelatih kepala Dragan Djukanovic. Menurutnya, komposisi tim saat ini lebih baik. Sebab dengan banyaknya pemain muda, skuad asuhannya jadi memiliki banyak alternatif jika ada pemain yang berhalangan hadir. "Seperti Wahyudi Hamisi, selain gelandang bertahan juga bisa main di bek tengah," ucap Dragan.


Selain itu, rotasi pemain pada berbagai posisi juga bisa dimainkannya. Tentunya hal itu akan disesuaikan dengan melihat gaya permainan lawan yang dihadapi. Kemudian para pemain muda masih bertenaga, tentunya cocok dengan skema menyerang yang agresif khas Dragan Djukanovic. "Filosofi saya adalah menyerang dengan tetap menjaga pertahanan. Ini perlu tenaga lebih," sebutnya.


Kendati demikian, klub yang identik dengan warna oranye ini tetap memberikan tempat kepada pemains enior. Faktor kepemimpinan, ketenangan serta dapat jadi panutan jadi tugas pemain seperti Asri Akbar. Ponaryo Astaman dan Leonard Tupamahu. Untuk memastikan pemain yang dimiliki, Borneo FC bakal memperkenalkan seluruh pemain malam ini di Stadion Segiri. Publik Samarinda sudah pasti tak sabar mendapatkan kepastian pemain klub kesayangannya. "Persiapan sudah masuk tahap akhir dan malam ini kami akan launchingm tim," ucap Farid Abubakar, manajer Borneo FC. (SP/AHS)