PS TNI akan menjadi lawan perdana Borneo FC dalam pembukaan Gojek Traveloka Liga 1 2017 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (17/4). Menyambut laga kandang perdana tersebut, panitia pelaksana (panpel) Borneo FC langsung bergerak cepat.


Beberapa persiapan pun digeber, maklum kick off diputar kurang dari seminggu. Harga tiket masuk untuk pertandingan inipun telah dirilis. Ya, untuk Liga 1 2017 ini panpel Borneo FC menerapkan dua kategori saat menentukan harga tiket, yakni pertandingan big match dan pertandingan biasa.


Harga tiket untuk laga big match sendiri dibanderol dengan harga Rp125 ribu untuk tribun VIP dan Tp75 ribu untuk VIP anak serta tribun ekonomi dipatok dengan harga Rp50 ribu. Sedangkan pertandingan bukan big match alias laga biasa harga dipatok lebih murah, yakni Rp40 ribu untuk tribun ekonomi dan tribun VIP Rp100 ribu.


"Khusus untuk tiket ekonomi tidak lagi diberlakukan kategori anak, tapi tiket anak tribun VIP tetap ada seharga Rp60 ribu. Dan musim ini harga bersifat fluaktuatif, tergantung lawan yang dihadapi, kalau big match harga tiket akan naik," papar Herry Hasan, ketua panpel Borneo FC.


Untuk memudahkan para suporter mendapatkan tiket pertandingan, sistem pre order tiket pun kembali dilakukan. Adapun pemesanan tiket pre order ini bisa dilakukan di Kantor Nahusam Pratama, Lorong Tribun VIP Stadion Segiri, mulai Kamis (13/4). "Sistem pembelian tiket pre order ini memiliki banyak peminatnya. Jadi tetap harus diadakan dan ini juga atas intruksi dari presiden klub (Nabil Husein) yang ingin memudahkan para suporter mendapatkan tiket pertandingan," terang Herry.


Dalam bulan April, Borneo FC akan melakoni tiga laga. Dimana dua laga akan digelar di Stadion Segiri Samarinda yakni melawan PS TNI (Senin, 17 April 2017) dan Persegres Gresik (Sabtu, 29 April 2017). "Setelah jamu PS TNI tanggal 17 Apri, tanggal 22 April tim tandang ke markas Sriwijaya FC dan tanggal 29 Aprilnya lawan Persegres Gresik di Samarinda," tambah Herry.


Sementara itu, Borneo FC masih memakai tiket elektronik untuk musim ini. Mengandeng perusahaan yang sama yakni My Ticket seperti saat ISC A 2016 lalu, manajemen klub berharap pendapatan dari penjualan tiket bisa lebih besar dibanding musim sebelumnya. "Kita masih memberlakukan tiket berbarcode untuk masuk ke tribun, didepan pintu masuk, tiket seperti biasa akan di scan atau pindai lebih dahulu, ini efektif untuk mengurai tiket palsu. Saran kami, belilah tiket di loket resmi agar lebih aman," pungkasnya. (AHS)