Borneo FC dalam sehari harus menerima kenyataan tiga kali dihadapkan dengan perubahan jadwal laga pembuka Gojek Traveloka Liga 1 2017.


Pertama seyogyanya tim besutan Dragan Djukanovic ini harus terbang ke Jayapura, namun gagal dan harus menggelar laga kandang melawan PS TNI di Samarinda pada 17 April mendatang.


Namun, pertanggal 13 April dinihari, surat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) masuk pada pukul 12.13am. Dalam surat bernomor 045/LIB/IV/2017 itu disampaikan bahwa PT LIB mengabulkan permohonan PS TNI yang meminta laga pembuka, 17 April 2017, digelar di Stadion Pakansari, Bogor.


"Iya dirubah, jadi putaran pertama 17 April ini kita main tandang dulu, dan 13 Agustus di putaran kedua kita baru jadi tuan rumah," ujar Farid Abubakar, Manajer Tim Borneo FC, Kamis (13/4) pagi.


Ditanya lebih lanjut perihal situasi ini, Farid menerangkan Borneo FC tak ingin terlalu banyak berkomentar. Pihaknya juga belum memikirkan untuk melakukan protes perihal perubahan yang berulang-ulang tersebut. Padahal sebelum ini, Borneo FC dikenal vokal.


"Bagaimana ya, saya pun sudah bingung mau bicara apa, kita pilih diam dulu deh soal ini, program latihan juga berantakkan dan harus reschedule ini, untuk saat ini biar kita fokus persiapkan tim aja," pungkas Farid. (AHS/FAC)