Pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic, mengkritik kepemimpinan hakim garis saat timnya bermain imbang 2-2 dengan PS TNI pada pertandingan Liga 1 di Stadion Pakansari Cibinong, Senin (17/4/2017).


Gol kedua tim diciptakan Lerby Eliandry (35'), Gustur Cahyo (45'), Yamashita Kunihiro (65'), dan Soonhak Hong (79'). Dalam laga tersebut, wasit Nusur Fadilah sempat menganulir gol Lerby pada menit ke-30.


Hal itu yang membuat Dragan kecewa dengan kepimpinan wasit. Dragan juga menyoroti kinerja wasit yang mengesahkan gol Gustur. Dragan menilai bola sempat keluar garis saat Erwin Ramdani memberikan si kulit bulat kepada Gustur.


"Saya tidak takut. Ingat saya berbicara banyak soal wasit dan saya pernah disanksi. Sekarang akan saya katakan lagi. Mereka menganulir gol saya dan memberikan satu gol untuk PS TNI," kata Dragan seusai laga.


"Kalau gol ini sesuai aturan, oke. Namun, ini tidak ada aturannya. Di Indonesia banyak aturan baru. Mungkin ada aturan gol seperti ini atau FIFA yang perlu mengubah aturannya," tuturnya menambahkan.


Dragan menilai bahwa wasit adalah masalah utama dalam sepak bola Indonesia. "Saya sudah setahun lebih di sini. Awalnya, saya kaget dengan kualitas wasit di sini. Namun, mulai terbiasa. Kualitas wasit menjadi masalah terbesar di sepak bola Indonesia," tutur Dragan. (FD/KC)