Sudah tiga laga awal Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, Borneo FC tak kebagian jatah siaran langsung. Hal ini jelas merugikan, mengingat pendapatan hak siar dinilai melalui share rating tv.


Chief Marketing Borneo FC, Muhammad Novi Umar menjelaskan pihaknya saat ini tak bisa berbuat banyak karena keputusan sebuah laga di siarkan langsung atau tidak, dilakukan pihak operator dan host broadcaster.


“Jadi ini lucu juga, penilaian pembagian hasil hak siar dilakukan lewat siaran langsung, sedangkan sudah tiga laga awal ini kami tidak disiarkan, jujur kami terheran-heran dengan ini, ada apa,” paparnya.


Tak hanya klub, suporter pun berang, terlebih jika saat tandang, mereka absen melihat tim kebanggaan bertanding. Oleh sebab itu, suara meminta pihak klub agar menyiarkan sendiri setiap laga Borneo FC melalui saluran resmi klub didengungkan. Namun, hal itu rupanya juga tak mudah.


Diterangkan media officer Borneo FC Abe Hedly, beberapa waktu lalu pihaknya menerima surat implementasi perihal live streaming. Jika dilaga pekan pertama, klub dapat secara bebas menyiarkan laga, namun memasuki pekan ke-2, PT LIB bersurat dan melakukan perubahan terkait hal ini.


Diterangkan, dalam surat itu segala bentuk live streaming pada pertandingan yang tidak disiarkan langsung (non-live on air) oleh host broadcaster dengan ketentuan produksi hanya dapat dilakukan oleh TV production LIB/GTS.


Jadi klub yang memiliki tim produksi tv sendiri tidak diperbolehkan mengambil gambar meskipun di markas sendiri. “Dijelaskan juga Live streaming ini dilakukan hanya untuk kepentingan fan engagement dan tidak untuk kepentingan komersial,” terangnya.


Selain itu, live streaming tersebut hanya dapat ditayangkan di saluran resmi LIB termasuk website, you tube dan salurang digital lainnya. “Jadi klub dapat menyiarkan live streaming tersebut melalui official club channels dengan melakukan embeb courtesy LIB,” ujarnya lagi.


Dalam implementasi live streaming ini pun, juga diatur soal tidak diperbolehkan menayangkan promo komersial dari sponsor klub. “Jadi hanya diperbolehkan menayangkan promo komersial dari sponsor LIB. Nah, soal lawan Persegres ini akan live streaming apa tidak, kami sampai ini belum dapat kabar soal itu,” tambah Abe. (SAN)