Borneo FC akan ditantang Semen Padang pada lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 2017. Laga yang akan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Senin 8 Mei 2017, pukul 19.30 WITA ini akan menjadi ajang pembalasan bagi skuad Pesut Etam.


Ya, seperti diketahui dalam empat pertemuan terakhir dengan Semen Padang, Borneo FC hanya mampu menang sekali, sekali imbang dan dua kali kalah.


Satu-satunya kemenangan terjadi pada 2015 silam pada semifinal leg pertama Piala Jenderal Sudirman, saat itu dua gol Srdjan Lopicic mampu mengkandaskan Kabau Sirah 2-0 di Stadion Segiri Samarinda.


“Itu adalah masa lalu, semua pemain harus fokus di pertandingan nanti, hasil kemarin jangan jadi beban, di sepak bola dalam 90 menit semua kemungkinan bisa terjadi, intinya kita harus fokus,” sahut Ahmad Amiruddin, asisten pelatih Borneo FC.


Amir wajar mengingatkan anak asuhnya untuk tak terbebani dengan rekor pertemuan itu. Apalagi, setiap musim komposisi sebuah tim condong berbeda. Hal itu pula yang harus dimanfaatkan guna meraih poin sempurna. Bahkan, Kamis sore (4/5) kemarin Semen Padang tumbang atas Bali United dengan skor 2-0.


“Sama dengan Semen Padang, saya melihat kekuatan kita musim juga bagus. Semua tim sama-sama miliki kans. Jadi hasil diatas lapangan ditentukan oleh kita, bukan dari rekor pertemuan yang sudah-sudah. Saya pun yakin dengan kerja sama dan usaha keras, mimpi kita meraih hasil positif di setiap pertandingan akan dicapai. Sehingga target menembus AFC Cup musim depan bisa terealisasi,” terang Amir.


Amir yang saat aktif jadi pemain pernah bermain di Liga Champions Asia itu mengatakan sejauh ini persiapan timnya berjalan normal. Iapun menjelaskan jajaran pelatih Borneo FC tak mengintruksikan secara khusus para pemain untuk menjaga bomber produktif Semen Padang asal Brazil, Marcelo Sacramento.


Bermain lepas tanpa beban pun menjadi salahsatu kunci jika ingin meraih kemenangan. “Tidak ada yang harus dijaga secara khusus, menurut saya bukan hanya Marcelo Sacramento yang berbahaya, seluruh pemain Semen Padang semua berbahaya. Kami pikir kita jangan sampai lengah,” pungkasnya. (AHS/FAC)