Pertemuan Borneo FC melawan Semen Padang menjadi panggung unjuk gigi duo Marquee Player masing-masing klub, di Stadion Segiri, Senin (8/5) malam.


Borneo FC memiliki striker tim nasional New Zealand, Shane Smeltz. Sedangkan di kubu Semen Padang, ada sosok eks pemain timnas Pantai Gading, Didier Zokora. Smeltz yang berposisi sebagai striker, sejauh ini telah menorehkan satu gol dari 4 laga yang dilakoni. Sedangkan Zokora baru mencatatkan 2 caps.


Jelang pertemuan kedua kesebelasan, Shane Smeltz mengaku sangat respek dengan Zokora. Menurutnya kehadiran Zokora menjadi perhatian khusus bagi mental pasukan Kabau Sirah.


Namun menurutnya hasil di lapangan tidak ditentukan satu pemain saja. Ia menyebut kekompakan tim sebagai salah satu kunci sukses memenangkan pertandingan. "Dia (Zokora) pemain yang bagus, punya pengalaman dan bisa mengangkat mental timnya. Tapi saya pikir ini adalah permainan sepakbola 11 lawan 11, bukan tergantung satu pemain saja. Kami akan buktikan di lapangan," ujar Shane saat konferensi pers jelang laga melawan Semen Padang.


Shane mengaku sudah siap 100 persen menghadapi Semen Padang. Menurutnya kemenangan adalah harga mati yang harus diraih timnya agar bisa mengembalikan kepercayaan diri untuk pertandingan selanjutnya. "Sangat penting untuk kami memenangkan pertandingan ini, katena hasil kemarin di Jayapura kami kehilangan poin.


Kali ini kami main di kandang, sebelumnya kami sudah buktikan menang dengan 3 gol di kandang. Saya yakin kami bisa menciptakan gol dan keluar sebagai pemenang," ungkap pemain bernomor punggung 10 ini.


Sementara itu, pelatih Semen Padang, Nil Maizar mengatakan Didier Zokora belum tentu dimainkan. Pasalnya kondisi fisik eks pemain Tottenham Hotspurs itu blm fit usai partai yang melelahkan melawan Bali United pekan lalu. "Zokora kondisinya 75 persen. Saya akan lihat kondisinya sampai besok. Apalah bisa main sebagai starter atau tidak," tuturnya. (TK)