Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin mengaku Pesut Etam tidak berada dalam posisi diuntungkan dengan adanya transisi pelatih Bali United. Nabil menegaskan, Borneo FC tetap waspada saat dijamu Serdadu Tridatu, Minggu (14/5).


Nabil mengatakan, Borneo FC tetap menganggap Bali United sebagai tim tangguh. Ia meyakini permainan Bali United akan mengalami perubahan setelah ditangani Widodo Cahyono Putro, sehingga bisa memberikan ancaman serius.


“Sepakbola itu 90 menit. Bali United tidak bisa kami remehkan juga. Sekarang tergantung faktor keberuntungan. Kami harus waspada juga,” ujar Nabil.


“Mudah-mudahan kami bisa mengalahkan Bali United. Terpenting adalah apakah kami bisa mengambil kesempatan atau tidak? Ini jadi spesial buat tim kalau kami berhasil mengalahkan Bali United, karena kemenangan perdana untuk laga tandang," paparnya lagi.


Nabil menambahkan, Borneo FC sudah dalam kondisi siap tempur demi mewujukan target kemenangan pertama di kandang lawan. Hanya saja, Borneo FC dipastikan kehilangan bek Diego Michiels yang dibekap cedera.


“Suasana di tim cukup baik. Target kami datang ke sini untuk mendapatkan poin, dan membuat atmosfer di Samarinda jauh lebih baik. Diego Michels tidak bisa ikut ke Bali, sedang cidera. Cuma dia saja, lainnya full team,” ujarnya. (GC)