Borneo FC tampil kurang menyakinkan saat bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan pekan keenam Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, Minggu (14/5) malam.


Tim besutan Dragan Djukanovic takluk menyakitkan tiga gol tanpa balas atas tuan rumah. Ini merupakan kekalahan kedua terbesar Pesut Etam saat diarsiteki pelatih asal Montenegro itu. Sebelumnya kekalahan dengan skor serupa terjadi musim lalu saat melawan Persipura Jayapura dalam ISC A 2016.


Menanggapi hal itu, Presiden Borneo FC meminta maaf kepada para pendukung. Iapun mengatakan tak menyukai hasil ini, oleh sebab itu pengusaha muda tersebut meminta timnya bisa segera bangkit.


"Borneo FC harus segera bangkit. Karena untuk menuju sukses itu perlu proses, intinya tetap semangat dan mari berjuang secara keras lagi," pinta pria penyuka AC Milan itu, Senin (15/5) pagi di Hotel Euphoria Bali, tempat menginap tim selama di Pulau Dewata.


Nabil pun berharap timnya bisa lebih gahar lagi jika bermain diluar kandang. Jadwal sendiri memang tak berpihak pada finalis Piala Presiden 2017 itu pada putaran pertama ini. Pasalnya, dalam tujuh laga awal, lima diantaranya dilakoni dikandang lawan.


"Percayalah ketika tim ini menuai hasil buruk seperti saat ini, saya adalah orang yang sangat-sangat tidak menyukai hal itu. Memang, menang kalah imbang normal, cuman kita harus melalui seluruh pertandingan dengan perjuangan sejati," tambahnya lagi.



Dalam enam laga awal musim ini, tiga kekalahan Borneo FC didapat seluruhnya saat tandang, diantaranya Palembang, Jayapura dan Bali. Sedangkan dua laga kandang dilahap dengan poin sempurna saat menjamu Persegres Gresik (menang 3-0) dan Semen Padang (menang 1-0). Satu poin lagi didapat saat melakoni laga perdana di markas PS TNI, saat itu Pesut Etam tertahan imbang 2-2 di Bogor.


Dengan torehan ini, Borneo FC mengoleksi 7 poin dan untuk sementara terlempar dari 10 besar klub teratas. "Kompetisi masih panjang, lupakan hasil ini dan mari fokus ke pertandingan berikutnya," pungkas orang nomor satu di Borneo FC itu. (AHS)