Kapten Borneo FC, Ponaryo Astaman mengakui duel kontra Persib pada Sabtu (20/5) berlangsung dengan tensi tinggi. Selepas laga, eks pemain PSM Makassar ini punya pesan khusus ke sesama pesepak bola.


Pada laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung ini, beberapa kali pemain kedua tim bersitegang. Namun, Ponaryo Astaman menganggap insiden seperti itu normal.


Apa yang terjadi di lapangan dinilainya masih dalam batas kewajaran pada pertandingan ini. ”Yang penting tetap sportif. Pemain jangan baper (bawa perasaan), karena setelah bertanding kami kembali bersalaman," kata Ponaryo seusai laga.


Mantan kapten tim nasional (timnas) Indonesia ini salut dengan kinerja teman setimnya. Walau main tandang dan di hadapan ribuan pendukung Persib, mereka tetap tenang serta fokus. Menurut Ponaryo, pemain Borneo FC juga bermain lebih sabar tanpa terpancing meski Persib dapat penalti yang akhirnya gagal jadi gol. Bahkan, mereka menyamakan skor di penghujung laga. ”Tidak bisa dipungkiri, gagalnya penalti Persib itu menjadi salah titik balik bagi kami. Tetapi di luar itu, teman-teman telah bekerja keras dan tampil kompak,” tuturnya.


Diakuinya, sirkulasi bola yang cepat menjadi salah satu kunci Borneo FC mampu mengimbangi tuan rumah. Mereka juga berhasil memanfaatkan mobilitas Michael Essien yang sudah lambat untuk menguasai lini tengah. ”Pertahanan Persib kurang bagus, hanya Hariono yang mati-matian menghadang serangan,” ucap Ponaryo. (JN)