Liga 1 baru bergulir sebulan lebih, namun Borneo FC sudah menunjukkan kelasnya dalam hal popularitas. Klub kebanggaan Kota Tepian itu baru-baru ini tercatat sebagai 5 klub yang paling populer di media sosial Twitter. Bahkan, klub berjuluk Pesut Etam itu menjadi klub yang tertinggi diluar Pulau Jawa.


Hal itu berdasarkan postingan akun resmi Twitter Indonesia dua hari lalu. Dalam postingan tersebut, Borneo FC termasuk lima besar klub yang paling banyak diperbincangkan di Twitter sejak 15 April 2017.


Borneo FC berada di posisi lima di Bawah Persib Bandung, Persija Jakarta, Bhayangkara FC dan Arema FC. "Liga 1 match sudah berjalan lebih dari sebulan, ini dia 5 tim yang paling banyak dibicarakan di twitter. Yang mana favorit kamu tweeps?" tulis akun @TwitterID, Sabtu (20/5/2017).


Menanggapi hal itu, Head Media Officer Borneo FC, Muhammad Abe Hedly senang dengan kabar tersebut. Menurutnya itu menjadi bukti Borneo FC semakin populer di tengah masyarakat meskipun usianya baru 3 tahun.


"Klub ini baru terbentuk 3 tahun lalu. Ini jadi bukti Borneo FC populer, perkembangannya diikuti masyarakat. Kami bersyukur dengan kabar ini, karena Borneo FC satu-satunya klub di luar pulau Jawa yang paling populer," ujar Abe.


Menurutnya ada beberapa faktor yang membuat Pesut Etam populer. Pertama karena banyaknya pemain bintang di tim juara Divisi Utama Liga Indonesia 2014 itu, seperti Ponaryo Astaman, Lerby Eliandry, Yamashita, dan Shane Smeltz.


Selain itu, faktor tentang tidak adilnya pembagian jatah siaran langsung untuk Borneo FC. Sebab dari 7 laga yang sudah dimainkan, Pesut Etam baru dua kali tampil live di televisi. "Kemungkinan karena siaran langsung kita yang sedikit. Kemarin kita sempat empat pekan tidak disiarkan berturut-turut belum pernah live di televisi. Dan kabar itu jadi viral di medsos," tuturnya.


Selain itu Borneo FC juga tercatat sebagai klub terpopuler dalam penggunaan tagar #jayalahpesutetam. “Tagar dengan slogan kami Jayalah Pesut Etam itu berada di lima besar dan terpopuler di medsos. Ini menunjukkan semangat para pendukung dalam mendukung tim kesayangan baik itu saat Borneo menang maupun kalah tinggi. Saya berharap dengan popularitas versi media sosial ini, mampu menjadi motivasi khusus bagi pemain di lapangan,” pungkasnya. (TK)