Striker muda Borneo FC, Fernando Gomes tampak berlatih di Stadion Segiri, Samarinda. Pemain kelahiran Semarang itu menjalani latihan ringan ditemani fisioterapis Borneo FC, Luthfinanda Amary.


Selama ini Gomez memang jarang terlihat berada di Segiri lantaran menjalani pemulihan cedera di Jakarta. Ia rutin menjaga kebugaran pasca cedera lututnya di Universitas Esa Unggul Jakarta.


Ia mengaku senang bisa kembali melihat rekan-rekannya berlatih. Namun ia harus tetap menepi lantaran belum pulih dari cedera.


Nando sendiri sebenarnya rindu merumput. Sejak bergabung dengan Pesut Etam sejak 2016 lalu, Nando belum pernah merasakan atmosfer stadion Segiri Samarinda. Namun ia harus menahan diri sampai fisiknya 100 persen pulih. "Gatal juga kaki saya kalau lihat teman-teman main di tv. Tapi ya tidak masalah karena saya juga masih muda. Tetap fokus jalani pemulihan," ujarnya.


Sementara itu Luthfi Nanda mengatakan pihaknya mengusulkan Nando agar dirujuk untuk operasi kecil di area lututnya. Sebab cedera yang dialami Nando belum benar-benar terdeteksi. Menurutnya semula Nando mengalami cedera Medial Collateral Ligament (MCL) namun ia merasa nyeri di bagian Anterior Cruciate Ligament (ACL).


"Nando masih merasa ada yang ganjal, jadi beda sama Aimar padahal kasusnya sama. Kami konsul ke ortopedik. Jadi pemeriksaan fisik cuma MCL tapi nyeri di ACL. Jadi kami sarankan buat bedah kecil di area lutut. Nantinya itu dimasukkan kamera ke dalam lututnya, baru dilihat ada robekan atau tidak. MCl sudah oke," ungkap Luthfi.


Ia memprediksi Nando belum bisa segera merumput karena kondisinya amat parah. Menurutnya cedera Nando, mirip serti yang di cerita Andik Vermansyah saat piala AFF 2016 lalu. "Kalau tidak ditemukan indikasi robekan, ya bisa dua bulan latihan lagi. Tapi kalau ditemukan ada robekan, ping lama 6-9 bulan baru boleh latihan," tuturnya. (TK)