Pertemuan Borneo FC menghadapi Bhayangkara FC, Senin (29/5) mendatang di prediksi bakal terjadi pertemuan sengit di lini tengah. Duel sengit ini bakal mempertemukan wahyudi Hamisi sebagai gelandang bertahan Borneo FC dan Firman Utina sebagai gelandang serang Bhayangkara FC.


Terkait hal ini, Wahyudi Hamisi mengaku siap berhadapan dengan sang senior asal Sulut ini meskipun dirinya begitu mengidolakan Firman Utina. Menurutnya, ia harus bisa tampil profesional meski yang dihadapi adalah idolanya. “Tetap, saya gak akan kasih kendor,” ucap Tolle, sapaan akrabnya.




Catatan bermain kedua pemain ini pun cukup membuktikan jika mereka selalu menjadi andalam tim masing-masing. Wahyudi Hamisi selama ini sudah bermain sebanyak 262 menit di Borneo FC dan selalu jadi starting eleven. Sementara Firman Utina selalu jadi andalan, hal itu terbukti dengan menit bermin yang lebih banyak, yaitu 361 menit.


Wahyudi pun mengaku siap menerapkan pressing ketat kepada Firman jika memang nanti dipercaya bermain. Hal ini sudah ia buktikan ketika bertugas mematikan Michel Essien kala bertemu Persib Bandung. “Saya waktu lawan Bandung hanya ikuti instruksi saja. Begitu juga nanti ketika dengan bang Firman,” tuturnya.


Namun pemain yang turut mengantarkan Borneo FC U-21 sampai babak semifinal ISC U-21 musim 2016 ini mengingatkan bahwa pemain yang harus diwaspadai bukan hanya satu namun semua pemain Bhayangkara FC. "Sebenarnya semua pemain Bhayangkara harus diwaspadai, maka kami pun harus fokus pada pertandingan nantinya,” pungkasnya. (HFZ/SAN)