Memegang tanggung jawab besar pasca pelatih utama Borneo FC, Dragan Djukanovic terkena sanksi. Asisten Pelatih, Ahmad Amiruddin pun dipercaya untuk memegang tim. Hasilnya tak buruk, menahan imbang Persib Bandung 2-2 dan menang atas Bhayangkara FC 3-0. Rasa syukur pun dipanjatkannya.


"Saya bersyukur bisa melalui ujian dengan memimpin tim selama pelatih kepala tak ada," ucap Amiruddin. Ia juga merendah, jika semua ini atas kerja keras seluruh tim, termasuk juga pihak manajemen yang mempercayai dirinya. "Saya hanya mencoba memberikan yang terbaik pada tim. Hasilnya, kami bisa meraih apa yang jadi target," imbuhnya.


Dirinya juga mengaku jika tak ada perubahan yang mendasar pada tim yang dilakukannya. Semua masih berjalan sama dengan apa yang jadi program pelatih kepala. Bahkan, pilihan strategi dan taktik pada kedua laga ini merupakan arahan pelatih kepala, Dragan Djukanovic. "Sama saja tak ada yang berubah. Saya masih diskusi dengan dia (Dragan, Red) terkait pilihan taktik," ungkap mantan pemain Arema Indonesia ini.


Sehingga, lanjutnya, keberhasilan dirinya meraih hasil positif selama memegang kendali tim tak lepas dari peran seluruh tim. Dirinya hanya kerap memberikan motivasi kepada punggawa Pesut Etam dan meminta agar fokus pada pertandingan. "Intruksi saya di lapangan itu adalah hasil diskusi bersama staf pelatih lain. Jadi memang bersama diputuskan, terkait strategi dan taktik yang diambil," bebernya.


Selanjutnya, untuk menghadapi laga Derby Kaltim melawan Persiba Balikpapan, Dragan kembali bisa menukangi Borneo FC. Laga sendiri akan dimainkan di Stadion Parikesit Balikpapan, tentu ini jadi laga yang sulit bagi Pesut Etam. Pasalnya, klub berjuluk Beruang Madu itu mengincar kemenangan perdana. (HFZ)