Rivalitas klub dari Kota Tepian dan Kota Balikpapan memang begitu kental terasa. Laga tersebut bakal tersaji Sabtu (3/6) mendatang yang akan mempertemukan Persiba Balikpapan melawan Borneo FC. Laga itu sendiri akan dimainkan di Stadion Parikesit Pertamina, Balikpapan.


Borneo FC pun begitu serius menjelang laga ini berlangsung. Tim berjuluk Pesut Etam ini akan berangkat ke Kota Minyak esok siang untuk melakukan persiapan di sana. Sekretaris tim Borneo FC, Ridhotya Warman mengatakan, meski kota berjarak cukup dekat tetapi tim tetap akan datang lebih cepat. "Kami berangkat Jumat pagi dan malamnya langsung ambil jatah latihan resmi atau ujcoba lapangan Stadion Parikesit di Balikpapan," ucap Ridho.


Laga bertajuk Derby Kaltim ini tentu jadi ajang adu gengsi kedua tim. Apalagi Persiba Balikpapan bertekad untuk bisa mengincar kemenangan pertamanya. Sementara, Borneo FC tentu ingin tetap menjaga trend positif yang sudah didapat dalam dua laga terakhir.


Belum lagi tekanan dari suporter kedua klub yang menganggap kemenangan atas klub rival ini adalah harga mati. Rivalitas kedua kubu pendukung ini disamakan dengan perseteruan The Jak Mania (Persija Jakarta) dengan Viking (Persib Bandung) atau antara Bonek di Surabaya dengan Aremania di Malang.


"Kami berharap suporter kami diijinkan datang di pertandingan ini, ini bagus untuk kami dan bagus sebagai moment perekat hubungan kedua suporter yang lama tak harmonis, momentnya pas karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan," paparnya lagi.


Rivalitas itupun mulai coba dikikis, Pusamania langsung bertandang ke Balikpapan siang kemarin. Selain mencoba membangun kembali silaturahmi, ikrar damai dengan Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) maupun Persiba Fans Club (PFC) coba dijalin. "Alhamdulillah kami diterima positif, baik dengan Balistik maupun PFC. Tujuannya untuk memajukan sepak bola Kaltim, maka hal itu dimulai dari akurnya suporter dulu," ucap Imron, Wakil Ketua Pusamania.


Ikrar damai yang dibuat itu pula yang jadi upaya untuk meyakinkan pihak Kepolisian agar member izin Pusamania datang ke Balikpapan. Audiensi dengan Kabag Ops Polresta Balikpapan pun digelar, walau belum menghasilkan keputusan. "Sebab polisi masih perlu rapat lagi dengan dengan panpel, jadi kami masih tunggu kabar itu, rapatnya hari ini, kami masih menunggu keputusan hingga malam ini," ungkap Imron.


Panpel pertandingan dari kubu Persiba Balikpapan sendiri, lanjutnya, sebenarnya sudah bersedia dengan kedatangan Pusamania. Sehingga ia pun berharap agar pihak keamanan bisa membantu. "Bagi saya ini momentum bagus agar suporter di Kaltim bisa saling dukung. Mungkin dimulai dari laga Persiba vs Borneo FC kali ini," tandasnya. (HFZ)