Cukup banyak pemain Borneo FC yang pernah bermain untuk Persiba Balikpapan. Sehingga laga Derby Kaltim nanti malam bakal jadi reuni kecil bagi beberapa pemain Pesut Etam. Namun, para pemain tersebut siap bermain habis-habisan melawan mantan klubnya.


Mulai Ponaryo Astaman, Sultan Samma hingga yang paling anyar Abdul Rachman, yang merupakan eks penggawa Persiba Balikpapan. Bahkan Ponaryo memulai karir sepak bola profesionalnya di klub berjuluk Beruang Madu itu. "Itulah sepak bola, walau saya mengawali karir di Persiba tapi besok (hari ini) saya harus melawan klub itu, saya tetap akan profesional," ucap Ponaryo yakin.


Mantan kapten tim nasional itu menambahkan, dirinya akan tetap tampil habis-habisan pada laga nanti. Sebab sebagai pemain profesional klub yang dinaungi saat ini, itulah yang harus dibela. "Itulah perjalanan hidup dan saya akan tetap bermain habis-habisan untuk Borneo FC. Dan ini akan jadi pengalaman lagi bagi saya," tuturnya.


Bek kiri Borneo FC, Abdul Rachman juga sependapat dengan sang kapten. Baginya, hal seperti itu lumrah dalam sepak bola. Ia pun sudah pernah bertemu situasi seperti ini. "Waktu itu saya masih di Persiba dan harus melawan Martapura FC. Yang penting tetap professional saja dan berjuang mengangkat prestasi klub yang dibela," papar Rachman.


Terkait tingginya tensi pertandingan akibat rivalitas klub asal Samarinda dan Balikpapan, ia justru ingin mengesampingkan hal tersebut. Sebab dirinya ingin agar tetap fokus pada laga yang sebenarnya. "Kalau terbawa situasi bisa fatal juga bagi tim. Lebih bagaimana berjuang untuk meraih kemenangan saja," sebut pemilik nomor punggung 17 ini.


Sementara itu, Sultan Samma juga sama dengan kedua rekannya. Ia sempat berkostum Persiba Balikpapan selama 4 musim dengan torehan 11 gol. Tapi ia memastikan jika tetap tampil habis-habisan jika dipercaya turun lapangan. "Tentu harus maksimal, dimana pun bermain. Semua pemain pasti seperti itu, saya akan buktikan jika diberi kesempatan nanti," kata Sultan singkat. (SP/AHS)