Jelang bergulirnya Liga 1 U-19, 9 Juli 2017 mendatang, Borneo FC U-19 terus mematangkan diri. Namun diakui pelatih, Ricky Nelson, anak asuhnya masih perlu banyak perbaikan di berbagai sektor. Mulai gaya bermain, fisik dan juga koordinasi antar pemain akan terus ditingkatkan.


Usai laga melawan tim senior Minggu (11/6) malam lalu, Ricky langsung bisa melihat kekurangan anak asuhnya. Gaya bermain anak asuhnya masih terlihat belum maksimal diterapkan. Mulai dari transisi dari bertahan menjadi menyerang pergerakan pemain dan lainnya masih belum terlihat. "Ya memang kami lawan senior, tapi seharusnya ada terlihat pola permainan yang jelas. Saya akan perbaiki masalah ini," ucap Ricky.


Tetapi hal utama yang ia soroti adalah sektor gelandang. Pelatih yang menukangi Borneo FC di Piala Presiden ini meminta agar para gelndangnya harus bisa lebih mobil bergerak, baik menutup ruang pemain lawan dan membuka ruang untuk pemain lain kala menyerang. "Aliran bola juga masih sering tersendat. Baik itu salah umpan maupun masih sering terlambat mengirim umpan," tuturnya.


Namun, baginya masih ada waktu sekitar tiga pekan untuk memperbaiki kondisi itu. Ricky pun yakin jika para pemainnya bisa memperbaiki segala kekurangan tersebut sebelum liga berlangsung. "Jadi waktu yang ada akan kami manfaatkan agar tim bisa mencapai performa yang kami inginkan. Termasuk pula memperbaiki kondisi fisik pemain," bebernya.


Bahkan ia menargetkan jika perlu 4 sampai 5 uji coba lagi untuk melihat perkembangan tim. Termasuk pula sejauh mana skema yang diinginkannya bisa diterima oleh anak asuhnya. "Sekitar itu saya pikir tim sudah siap. Ditambah lagi dengan sudah adanya komposisi tim yang jelas nantinya," tandasnya. (HFZ)