Sejak awal Mei lalu, Iwan Setiawan resmi melatih Pusamania Borneo Football Club (PBFC). Ditangan eks pelatih Persija Jakarta itu, klub asal Samarinda itu belum terkalahkan. Senin sore (19/5) kepada duniaSOCCER , Iwan Setiawan membocorkan rahasia kesuksesannya bersama klub berjuluk Pesut Etam itu hingga saat ini.

'Tim ini memang berada di Divisi Utama, tapi manajemen di sini sangat rapi dan amat mengetahui apa yang harus dilakukan tim profesional, mereka tak kalah siap dari tim di ISL tentang manajemen sepak bola,' ungkap pria kelahiran Balawan, Sumatera Utara itu.

Datang ke Samarinda mengantikan pelatih sebelumnya, Nus Yadera yang kini didapuk sebagai asisten dirinya di tim, Iwan Setiawan menanamkan sikap respek kepada seluruh pemainnya.

'Karena itulah kunci keberhasilan sebuah tim. Dengan respek dengan semua pihak, tidak akan ada rasa meremehkan, dengan itu kami disini akan bekerja serius untuk mencapai tujuan,' tambah pemegang lisensi A AFC itu.

Ditangan Iwan, Pusamania Borneo berada diposisi pertama klasemen sementara Divisi Utama Grup VI dengan 16 poin. Bahkan dari tujuh laga yang mereka jalani, seluruh laga kandang berhasil disapu bersih, ditambah dengan sekali menang dan seri di laga tandang membuat klub bentukkan kelompok suporter eks Putra Samarinda itu melejit dipuncak klasemen.

'Saya kesini karena manajemen Pusamania Borneo memiliki target jelas, mereka ingin lolos ke superliga dan mengukir prestasi. Sepakbola Samarinda haus akan hal tersebut, untuk itu di tim inilah keinginan itu akan kami ukir bersama,' sahut Iwan Setiawan penuh semangat.

Di sisi lain, didatangkan dari klub Indonesia Super League (ISL), Persiba Balikpapan. Fernando Soler mengaku berhasrat membawa klub barunya, Pusamania Borneo meraih gelar juara ISL musim ini.

'Aku senang sekali bisa datang kesini dan menjadi bagian dari tim Pusamania Borneo. Harapanku, aku bisa membayar kepercayaan mereka dan membawa tim ini lolos ke ISL,' sahut Fernando Soler kepada duniaSOCCER , Senin sore (19/5) di Stadion Segiri Samarinda.

Di klub barunya ini, Fernando Soler dipercaya memakai nomor punggung 9. Nomor tersebut memang sesuai permintaannya kepada manajemen klub. Kebetulan, pemilik nomor pergi setelah didepak karena tak sesuai harapan manajemen. Soler sendiri diklub lamanya, Persiba, harus memakai nomor 16 karena nomor 9 sudah dimiliki pemain lain.

'Ya, 9 adalah nomor keberuntunganku. Dengan nomor ini aku lebih percaya diri. Banyak cerita saat aku memakai nomor ini. Dan sekarang aku kembali pakai nomor ini, aku punya misi tak hanya loloskan Pusamania Borneo ke ISL, tapi bikin mereka menjadi juara Divisi Utama,' tambah Soler penuh percaya diri.

Bahkan, keseriusan Soler membela klub Samarinda itu diperlihatkan dengan memboyong keluarganya pindah ke ibukota Kalimantan Timur itu. 'Istri dan anak semua aku bawa kesini, mereka merasa suka disini, orang ramah, kota bagus dan kota sepakbola seperti di Buenos Aires,' tutupnya. (net)