Hasil pertemuan manajer meeting klub peserta Liga 1 U-19 yang digelar, Kamis (14/6) kemarin di Hotel Park Line Jakarta membuat Borneo FC berencana mengambil jatah menjadi tuan rumah pada putaran kedua.


Dijelaskan Manajer Borneo FC U-19, Awang Darmawan Zakaria keputusan pembagian grup untuk peserta Liga 1 U-19 sudah ditentukan. Pesut Muda sendiri tergabung di grup 3 bersama Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Persipura Jayapura dan Perseru Serui. Mengingat jarak yang jauh, khusus grup 3 ini dimainkan dengan sistem home turnamen.


“Sementara grup 1 dan 2 dimainkan dalam format kompetisi penuh. Jadi laga saling bertemu di kandang dan tandang. Kalau grup kita tidak begitu, home turnamen sifatnya,” paparnya.


Hal ini yang membuat Borneo FC berencana akan mengambil jatah menjadi tuan rumah babak grup, hanya dirinya lebih memilih pada putaran kedua. “Ya kami pilih putaran agar pemain bisa lebih maksimal bermain saat putaran penentuan,” ucap Awang.


Oleh karena itu, pihaknya pun akan melakukan bidding (penawaran) menjadi tuan rumah grup 3 pada putaran kedua. Dijadwalkan putaran pertama main dari tanggal 5 sampai 23 Agutus mendatang. Dilanjutkan putaran kedua pada tanggal 7 sampai 24 September. “Penutupan bidding terakhir pada tanggal 21 Juni. Masih ada kesempatan bagi kami untuk mempersiapkan dokumen untuk penawaran jadi tuan rumah,” tuturnya.


Lebih jauh ia menjelaskan, tiap grup akan diambil dua tim terbaik ditambah dua peringkat 3 terbaik. Sehingga pada babak selanjutnya ada 8 tim yang bertanding dengan format setengah kompetisi yang dibagi dua grup. “Setelah itu dua tim terbaik masing-masing grup maju ke semifinal sampai final, mainnya single match,” urainya.


Tetapi untuk saat ini pihaknya masih fokus pada persiapan tim dan jadi tuan rumah pada babak awal ini. Ia bersama staf tim akan bergerak cepat untuk bisa mewujudkan keinginan menjadi tuan rumah. “Semoga dalam waktu dekat juga dapat muncul keputusan soal tuan rumah di grup 3 ini,” pungkasnya. (HFZ)