Gelandang asing Borneo FC, Flavio Beck Junior rupanya mendapat perhatian khusus bagi sang lawan PSM Makassar. Bahkan kala konferensi pers sebelum pertandingan kemarin, media Makassar menyebut bahwa pemain berpaspor Kroasia dan Brazil aktor dua kekalahan Laskar Ayam Jantan dari Timur ini musim lalu di Stadion Andi Mattalata dan Stadion Segiri Samarinda.


Menanggapi hal itu, Flavio tetap tak jumawa dan menganggap jika musim ini kekuatan PSM jauh berbeda. Banyaknya pemain bagus yang menghuni tim berjuluk Juku Eja itu jadi faktor utama bagi Flavio jika hasil musim lalu sulit diwujudkan malam ini.


"Mereka (PSM Makassar) sudah lebih baik tahun ini. Kami harus kerja keras untuk ulangi hasil tahun lalu," ucap Flavio.


Ya, musim lalu pada gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, PSM Makassar harus mengakui dua kali keunggulan Pesut Etam. Di Segiri, Pasukan Ramang terkapar dengan skor 4-1 dan sebelumnya saat bermain di Makassar, mereka juga kalah dengan skor 2-0 di hadapan publik sendiri.


Meski mengakui jika kali ini sulit bisa mengalahkan PSM Makassar di kandangnya, Flavio tetap bertekad untuk bisa tampil maksimal. Target mencuri poin pun dicanangkan dan itu sudah jadi tekad bersama dengan pemain lainnya. "Mereka sudah berubah tapi bukan berarti kami tak memberi perlawanan sengit. Pertandingan tampaknya akan jadi laga yang seru," tuturnya.


Pemain bernomor punggung 87 itu juga mengingatkan jika permainan Reinaldo da Costa dan Wiljan Pluim adalah sosok yang berbahaya. Reinaldo, dianggapnya jadi ancaman serius di lini pertahanan Borneo FC. Maka aliran bola menuju pemain berpaspor Australia itu juga mesti di putus. "Saya siap bertarung di lini tengah. Sebab jika bola sampai ke Reinaldo tentu ancaman bagi gawang kami," sebut Flavio.


Selain itu, peran Pluim yang mengatur permainan PSM juga perlu dihentikan. Sebab pemain asal Belanda itu memiliki visi bermain yang bagus dan kerap membuka ruang agar Reinaldo bisa leluasa masuk ke kotak penalti. "Tapi saya kira kami juga punya cara khusus untuk mengantisipasi tiap pergerakan yang dimainkan," tandasnya. (HFZ)