Jelang Libur Idul Fitri, skuad Borneo FC justru tetap menambah porsi latihan. Usai laga melawan PSM, skuad Pesut Etam tetap bertahan di Makassar. Mereka menggelar tambahan program latihan di lapangan Kodam Wirabuana, Makassar, Rabu (21/6/2017).


Asisten Pelatih Borneo FC, Ahmad Amirudin mengatakan tambahan program latihan bertujuan untuk mengembalikan kebugaran. Selain itu, dipilihnya Kota Daeng karena dinilai lebih efisien dibanding jika tim harus pulang ke Samarinda.


"Jika pulang ke Samarinda, waktu banyak terbuang di perjalanan, lagi pula saat ini arus mudik, jadi susah cari tiket penerbangan dan harga juga mahal, nanti setelah ini langsung bubar libur lebaran dan baru kumpul selepas lebaran," terang Amiruddin.


Pada latihan di Kodam Wirabuana kemarin, Pelatih fisik Borneo FC, Vladimir Krunic bertindak sebagai pemimpin latihan, tentu dengan pengawasan pelatih kepala Dragan Djukanovic dipinggir lapangan.


"Kami tambah dua hari program latihan untuk kebugaran fisik pemain. Karena libur nanti cukup panjang. Jadi pelatih haus mengetahui kondisi fisik mereka sebelum libur," urai asisten pelatih berlisensi AFC C itu.


Semua pemain yang diboyong ke Makassar, tampak menikmati latihan fisik. Tak ada raut wajah muram, meski suasana libur Lebaran sudah terasa. Terkait libur, Amiruddin mengatakan timnya akan mengambil jatah libur seminggu.


Selama libur, para pemain diizinkan pulang dan merayakan Lebaran bersama keluarga masing-masing. Borneo FC sendiri bakal menjalani laga berat melawan Madura United di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (4/7). "Kita Jumat sudah libur. Setelah itu libur sampai tanggal 29 Juli. Malamnya baru kembali latihan di Segiri," tuturnya. (DMZ)