Penjaga gawang utama Borneo FC, Muhammad Ridho besar kemungkinan tak bisa tampil akibat menderita DBD. Alhasil, kiper kedua Nadeo Argawinata pun jadi pilihan di bawah mistar. Termasuk meredam penyerang tajam tim tamu asal Nigeria, Peter Odemwingie.


Menurut Nadeo, pilihan tetap akan diserahkannya kepada pelatih. Ia pun tak ingin mendahului keinginan pelatih apakah memasang dirinya atau kiper ketiga Davit Aryanto. "Bisa saja nanti mas Ridho tetap dimainkan. Semua keputusan saya serahkan kepada pelatih saja," ucap kiper berusia 20 tahun ini.


Jika dimainkan, ia mengaku siap dan berjanji memberikan penampilan terbaiknya. Mengawal gawang tim di kandang sendiri tentu memiliki tantangan tersendiri. Dukungan semangat dari suporter tentu dapat membantu, tetapi ekspektasi berlebih pun perlu ditahan dulu. Sebab pemain asal Kediri ini kerap masih terlihat canggung kala menjaga gawangnya. "Ini pembuktian bagi saya jika kualitas kiper di Borneo FC tak berbeda jauh, memang setelah lawan Persiba kemarin banyak yang meragukan, tapi ini akan jadi pembuktian kita," tuturnya.


Teror yang ditebar penyerang Madura United besok sore tentu akan sering mengalir. Apalagi tim tamu juga perlu poin tambahan untuk lakukan kudeta PSM Makassar sebagai pimpinan klasemen. Greg Nwokolo, Peter Odemwingie, Bayu Gatra hingga Slamet Nur Cahyo pasti memberondong gawang Nadeo sepanjang laga. "Saya siap, tentu sebisa mungkin gempuran yang datang harus saya tahan," tegasnya.


Bahkan seharusnya, lanjut Nadeo, tekanan ada pada penyerang Madura United. Pasalnya, gawang Borneo FC hanya dijaga kiper muda, jika tak mampu membobol tentu kualitas para penyerang tim tamu dipertanyakan. "Saya sama sekali tak tertekan. Mereka yang harus tertekan, karena saya masih muda, masa gak bisa dibobol," kata Nadeo.


Terlepas dari itu semua, ia tetap ingin laga besok sore bisa dimenangkan oleh timnya berapapun hasilnya. Mengingat, posisi Pesut Etam yang masih terjerembab di papan bawah. "Apalagi main di kandang. Ini kesempatan terbaik untuk mendapat 3 poin," tandasnya. (HFZ)