Pada laga melawan Madura United kemarin (4/7) lusa, Pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic menerapkan eksperimen yang sangat berani. Pelatih asal Montenegro itu tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 namun dengan komposisi pemain berbeda.


Dragan Djukanovic memainkan Diego Michiels di posisi sayap kiri. Padahal pemain naturalisasi asal Belanda itu posisi idealnya adalah fullback kiri dan kanan.


Kendati demikian, eksperimen Dragan tak mengalami kendala berarti. Buktinya pasukan Pesut Etam sukses melumat Madura United dengan skor 3-0. Penampilan Diego juga tak mengcewakan. Beberapa kali ia berani berduel dengan lawan dan mengirimkan umpan panjang ke kotak penalti.


Namun Diego kurang berani menyisir sisi kiri hingga jantung pertahanan Madura United. Ia pun dimainkan hingga menit 56 sebelum digantikan Sultan Samma. Selama itu, ia juga mengoleksi satu kartu kuning akibat menekel pemain Madura United.


Diego lantas angkat bicara terkait posisi barunya sebagai sayap kiri. Ia mengaku selama karirnya baru pertama kali ini dipasang sebagai sayap kiri. Tapi Diego menegaskan lebih enjoy dimainkan sebagai fullback ketimbang winger.


"Soal posisi bermain, saya tidak mau banyak komentar. Mungkin pertandingan selanjutnya saya sudah bisa main di bek kanan lagi. Semua itu tergantung pelatih. saya mengikuti arahan pelatih," kata Diego diStadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (5/7).


Dia mengaku penampilannya tidak maksimal saat menjamu Madura United.
Pasalnya, pemain bernomor punggung 24 ini baru menyentuh lapangan setelah absen kurang lebih satu bulan.


"Saya sudah cukup lama tidak main. Pertama kali ini saya main. Kalau boleh jujur, ya saya belum fit. Jadi 60 menit saja saya main. Tapi ini bagus untuk saya," ucapnya. (DMZ)