Laga Derby Mahakam di Stadion Segiri, Selasa (11/7) sore kemarin, dimenangkan Borneo FC dengan dramatis. Kemenangan yang diraih dengan susah payah itu terjadi berkat gol Lerby Eliandry dengan gol layaknya teknik Sepak Takraw.


menit 61 Stadion Segiri bergemuruh oleh sorakan pendukung tim berjuluk Pesut Etam itu. Proses gol ke-8 Lerby Eliandry ini juga terbilang spektakuler sebab dihasilkan melalui tendangan yang menyerupai teknik Sepak Takraw.


Berawal dari penetrasi Leonard Tupamahu di sayap kanan, umpan yang dilepaskan mengarah kepada Ponaryo Astaman. Coba mengontrol bola, tapi justru bola itu melambung ke atas menuju Lerby. Posisinya yang di depan bola, membuat pemain bernomor punggung 12 memilih untuk mengambil tendangan salto.


Gol ini juga sekaligus memecahkan rekor pribadinya dari tahun lalu, 7 gol. Torehan ini juga menyamai rekor Fernando Soler dengan 15 gol. Hasil ini pula membuat Pelatih Borneo FC Dragan Djukanovic sangat mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Bahkan ia menyebut jika seluruh tim tampil dengan mengeluarkan 100 persen kemampuan mereka. "Saya memberikan selamat kepada seluruh pemain saya. Saya tahu ini laga sulit dan ini derby, apalagi waktu istirahat yang mepet," ucap Dragan.


Ditanya terkait dengan keberhasilan mempertahankan rekor sempurna di laga kandang. Pelatih asal Montenegro ini mengatakan jika sudah selayaknya tim ini bagus di tiap laga. Hanya sejauh ini yang berhasil dimaksimalkan adalah laga kandang. "Ini luar biasa bagi kami, karena hanya kami dan PSM Makassar yang sapu bersih laga kandang. Jika melihat komposisi tim sudah selayaknya itu bisa diraih," sebutnya. (HFZ/KOK)