Harga tiket di laga home Borneo FC diturunkan, tentu hal ini sangat menggembirakan bagi suporter Pusamania dan warga Samarinda. Kebijakan turunnya harga tiket Stadion Segiri ini akan dimulai ketika Pesut Etam bersua Perserui Serui pada pekan 16 Liga 1, Sabtu (22/7) mendatang. Tujuan tentu saja agar stadion berkapasitas 18 ribu penonton itu bisa penuh sesak.


Chief Marketing Borneo FC, Muhammad Novi Umar membenarkan kabar tersebut. Menurutnya langkah menurunkan harga tiket merupakan bentuk apresiasi Presiden Nabil Husein Said Amin kepada warga Samarinda.


Sebelumnya harga tiket stadion Segiri untuk tribun VIP dibanderol Rp 75 ribu dan tribun ekonomi Rp 35 ribu. Mulai hari ini, harga tiket VIP menjadi Rp 65 ribu dan tribun ekonomi Rp 30 tibu.
“Tiket berubah karena banyak yang menilai harga tiket kemarin cukup mahal, jadi coba kami turunkan. Ini apresiasi dari bos Nabil untuk warga Samarinda,” ucap Novi, kemarin.


Pihaknya berharap dengan turunnya harga tiket, para penonton bisa memenuhi stadion untuk mendukung Borneo FC berlaga di Liga 1. Tetapi Novi memastikan pihaknya juga akan mengevaluasi dampak kebijakan menurunkan harga tiket ini.
“Kalau ramai, akan bertahan harganya seperti ini. Tapi perkembangan akan kami bahas lagi. Mungkin big match ada kenaikkan, tapi tak terlalu tinggi,” urainya.


Turunnya harga tiket Stadion Segiri sudah terjadi dua kali. Sebelumnya manajemen menurunkan harga tiket pada pekan 8 Liga 1 saat Borneo FC menghadapi Bhayangkara FC. Sayangnya penurunan harga tiket saat itu malah tak mendongkrak jumlah penonton Segiri. Malahan jumlah penonton belakangan ini kian menyusut.


Menyusutnya jumlah penonton disinyalir karena performa buruk Borneo FC di laga tandang. Apalagi sebelumnya publik Kota Tepian tak percaya lagi dengan racikan Pelatih Dragan Djukanovic.


Menanggapi hal itu, Novi menilai saat ini tak ada alasan lagi untuk publik Kota Tepian agar menonton langsung di stadion saat Borneo FC bermain. “Pelatih sudah diganti, tiket sudah turun juga. Jika tak ada perubahan, berarti bukan pada masalah tersebut penonton enggan menonton ke stadion,” sebut Novi.


Sekali lagi Novi mengharapkan agar masyarakat pecinta bola di Samarinda agar bisa menyaksikan langsung Borneo FC dengan cara menonton langsung ke Stadion Segiri. “Penuhnya stadion bukan semata untuk pendapatan, tapi bisa membuat pemain bergairah. Apalagi sejauh ini kami masih bisa mempertahankan 100 persen kemenangan di kandang,” tandasnya. (HFZ/KOK)