Borneo FC Borneo FC
 
Follow Us
     
 
 
 
     
Ambil Lisensi Kepelatihan A AFC: Ponaryo Astaman Bakal Absen Beberapa Laga

Ambil Lisensi Kepelatihan A AFC
Ponaryo Astaman Bakal Absen Beberapa Laga

20/07/2017 14:47 WITA

Kapten Borneo FC Ponaryo Astaman bakal absen beberapa pertandingan karena harus mengikuti pelatihan lisensi A AFC.
Photo: Fachrul B. Pratama

Siapa tak kenal Ponaryo Astaman di kancah sepak bola Indonesia? Sejak usia belia, ia sudah dilabeli sebagai gelandang tengah berbakat. Bahkan ketika berbicara di level tim nasional, Ponaryo langsung menjabat sebagai kapten hanya dalam setahun setelah debut tim seniornya pada tahun 2003.


Padahal kala itu masih banyak pemain yang lebih senior seperti Hendro Kartiko dan Mauly Lessy. Ia juga yang memimpin Indonesia di Piala Asia 2007 kala Indonesia menjadi tuan rumah bersama Malaysia,Vietnam, dan Thailand.


Di level klub, Ponaryo sudah merasakan berseragam tim-tim besar di Indonesia. Mulai dari PSM Makassar, Persija Jakarta, Arema hingga Sriwijaya FC. Bersama Sriwijaya, Ponaryo meraih banyak gelar. Termasuk menjadi juara nasional pada tahun 2012. Dan kini, sang gelandang tangguh sedang berada dalam senja kariernya.


Baru-baru ini muncul rilis kandidat-kandidat pelatih yang akan mengikuti kursus kepelatihan Lisensi A AFC yang akan dimulai pada 29 Juli nanti. Dan nama Ponaryo termasuk dalam daftar tersebut. Ia menjadi yang termuda dan satu-satunya yang masih aktif bermain.


Ia akan mengikuti kursus kepelatihan ini bersama nama-nama yang lebih senior seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Nova Arianto, Francis Wewengkang, Seto Nurdiantoro dan Yeyen Tumena. Ponaryo juga akan berada satu kelas dengan pelatih-pelatih lain yang sudah memiliki pengalaman seperti Nazal Mustofa, Salahudin, Yusuf Ekodono dan Herrie Setiawan.


"Benar, Ponaryo akan absen beberapa pertandingan selama dia mengikuti pelatihan. Secara tim kami tidak ada masalah, kami mendukung penuh karir dia di sepak bola," ujar Nabil Husein Said Amin, Presiden Borneo FC.


Keberadaan Ponaryo yang masih aktif bermain ini adalah sebuah kemajuan bagi dunia kepelatihan di Indonesia. Langkah Ponaryo untuk terus mendapatkan lisensi kepelatihan tertinggi di saat dirinya masih aktif bermain merupakan langkah yang bagus. Sesuatu yang mestinya ditiru oleh kebanyakan pemain yang saat ini masih aktif bermain.


Secara umum, karier di dunia atlet memang pendek. Kemungkinan besar Anda hanya punya 10 tahun untuk masa-masa terbaik Anda. Hanya mereka-mereka yang beruntung saja yang bisa berlaga hingga usia 40 tahun. Masih bisa terus bermain hingga usia 34 tahun pun rasanya sudah cukup bagus. Apalagi di Indonesia, di mana situasi sepak bola begitu rumit dan tidak menentu.


Mengambil lisensi kepelatihan adalah cara untuk bisa terus hidup selepas bermain. Karena karier kepelatihan tentu menawarkan jangka waktu yang lebih panjang bahkan dibanding ketika masih aktif bermain. Yang dilakukan Ponaryo adalah salah satu langkah bagus bagaimana pesepak bola Indonesia mempersiapkan masa depan mereka. "Iya saya akan ambil lisensi lagi, saat ini saya baru punya lisensi B AFC, doakan semoga bisa dapat lisensi A AFC," papar Popon.


Di masa-masa sebelumnya, kita sering mendengar cerita soal keadaan terkini dari para pesepak bola tersohor. Kemegahan karier mereka hancur lebur dalam sesaat karena tidak mempersiapkan masa setelah bermain dengan lebih baik. Bahkan beberapa di antara mereka sampai hidup dalam keadaan yang amat sulit, padahal dulunya sangat tenar dan bergelimang kesuksesan.


Upaya Ponaryo ini juga memberikan banyak manfaat bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Ponaryo masih berusia di bawah 40 tahun, namun kini sudah akan memiliki lisensi kepelatihan A AFC. Ini menandakan bahwa Indonesia akan punya lebih banyak nama pelatih muda yang siap menangani sebuah tim di kompetisi teratas. Tenaga baru dengan pengetahuan dan pengalaman yang lebih segar tentu akan sangat bagus untuk kemajuan sepak bola negeri ini. (AUN/KOK/*)

Sumber: http://football-tribe.com/indonesia/2017/07/18/langkah-ponaryo-astaman-patut-diikuti/
 
 
Gojek Traveloka Liga 1
Kamis, 19 Oktober 2017
Kickoff 19.00 WITA


Borneo FC

vs


Persela Lamongan

Stadion Segiri, Samarinda

Harga Tiket Masuk:
Tribun Ekonomi Rp25 Ribu
Tribun VIP Rp60 Ribu
Gojek Traveloka Liga 1 2017
1Bhayangkara FC29 19 2 8 51-34 59
2Bali United FC29 17 4 8 66-34 55
3PSM Makassar29 16 7 6 54-33 55
4Madura United29 15 8 6 49-31 53
5Persipura Jayapura29 15 8 6 54-30 53
6Persija Jakarta29 13 10 6 39-19 49
7Barito Putera29 13 6 10 37-35 45
8Arema FC29 11 9 9 32-34 42
9 Borneo FC 28 11 7 10 34-29 40
10Mitra Kukar29 12 4 13 44-60 40
11Persib Bandung28 8 13 7 35-27 37
12Sriwijaya FC29 10 7 12 34-40 37
13Persela Lamongan29 11 3 15 42-42 36
14PS TNI29 9 6 14 38-52 33
15Semen Padang FC29 7 8 14 25-42 29
16Perseru Serui29 6 7 16 22-37 25
17Persiba Balikpapan29 6 5 18 30-48 23
18Persegres Gresik Utd29 2 4 23 22-81 10