Karir sepak bola pemain muda Borneo FC, Riswan Yusman nyaris tamat seusai ia berduel bola udara dengan salahsatu pemain Perseru Serui, pekan (22/7) lalu. Cedera yang nyaris sama dengan yang dialami Zlatan Ibrahimovic itu membuatnya menepi.


Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan fisioterapis Borneo FC, Lutfinanda Amary Septiandi, pemain asal Ternate itu harus absen setidaknya dua pekan. “Jadi shock joint kemarin pas duel heading dia salah tumpuan. Beruntungnya, pemain muda kita udah dikasih tau kalau jatuh jangan tahan badan, ikuti saja alur jatuhnya agar tidak memperparah cederanya. Jika tidak kejadian seperti yang dialami Ibrahimovic bisa saja dialami dia,” paparnya.


Guna mempercepat penyembuhan pemain yang cedera menjadi tanggung jawab seorang fisioterapi. Fisioterapis bertubuh tambun ini memakai berbagai cara. Diantaranya dengan memakai metode hydrotherapy. Ini adalah salah satu treatment fisioterapi dengan memanfaatkan sifat-sifat air dalam upaya mengembalikan gangguan gerak dan fungsi.


Sifat air yang mempunyai daya apung ke atas akan menghasilkan tahanan, sehingga dengan memanfaatkan sifat-sifat yang dimiliki oleh air, tekanan pada suatu titik akan diteruskan kesemua titik lain secara sama.


Selain memanfaatkan sifat tahanan dari air, hydrotherapy diterangkan Lutfi dapat pula berfungsi untuk meningkatkan kekuatan otot yang telah mengalami kelemahan pasca cedera, sehingga dapat mempercepat proses perbaikan dari fungsi anggota gerak yang mengalami cedera serta sangat baik bagi para atlet khususnya untuk dapat meningkatkan endurance tubuh.


“Jadi selain hydrotherapy, Riswan melakukan penguatan otot otot sekitar lutut dibawah pengawasan saya langsung, dan juga ada treatment menggunakan elektroterapi, selain itu disekitar lututnya juga diberikan kinesiotaping sebagai support buat lututnya,” ungkap lulusan Poltekks Kemenkes Jakarta III itu.


Selain itu, melakukan kompres es sebelum dan sesudah treatment dan latihan juga dilakukan. Ini bertujuan untuk mengontrol nyeri yang di alami dan mempersiapkan otot ketika melakukan rehabilitasi.


"Untungnya saat saya periksa ligament dan meniscus pada lututnya, semua aman , hanya shock knee joint saja di lutut bagian dalam. Sedang di usahakan pulih agar bisa di bawa ke Arema nanti. Prediksi pemulihan 10 hari sampai 14 hari, di hitung dari pertandingan saat lawan Serui kemarin," pungkas Lutfi. (AHS/KOK/*)