Borneo FC akan menghadapi laga putaran kedua menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/8) pukul 16.00 Wita.


Kareteker Borneo FC, Ricky Nelson menjelaskan saat ini Pesut Etam dalam mental yang bagus setelah berhasil menutup putaran pertama dengan hasil seri di kandang Arema FC, pekan lalu. Menurutnya momen itu membuat timnya optimis menatap laga lawan Sriwijaya FC dengan kemenangan.


Apalagi Pesut Etam didukung rekor kemenangan 100 persen di kandang selama putaran pertama Liga 1. Ia berharap anak asuhnya mampu menjaga tren positif di Kandang Neraka.


"Ini adalah pertandingan ke 18. Kami bersyukur putaran pertama kami tutup dengan satu poin. Setiap pertandingan home kami bisa keras memenangkannya. Menjadi hal penting, karena dengan 3 poin kami akan naik ke 10 besar," ujar Ricky saat konferensi pers di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (4/8).


Borneo FC layak diunggulkan ketimbang lawannya itu. Mengacu pada papan klasemen Liga 1, Pesut Etam unggul 4 tingkat dari Sriwijaya yang masih berkutat di leringkat 15 dengan koleksi 21 poin.


Namun Ricky enggan meremehkan Laskar Wong Kito. Pasalnya
Sriwijaya FC punya ambisi khusus memperbaiki papan klasemen dengan tekad mencuri poin di Kandang Neraka.


"Sebenarnya terseok-seok itu pengaruhnya sangat kecil. Jarak kami 3 poin dengan Sriwijaya. Kalau kesalahan sedikit bisa mengubah semuanya. Jadi saya rasa performa Sriwijaya tidak terlalu pengaruh, hanya hasil yang tidak memuaskan saja. Kami harus respek dan mewaspadai Sriwijaya," kata jurutaktik kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur itu.


Pada laga nanti, Pesut Etam dipastikan tak bisa memainkan Diego Michiels akibat kartu merah tang didapatnya pekan lalu. Dua nama lain juga masih dibekap cedera, Shane Smeltz dan Ricky Ohorella. Ricky juga menambahkan pihaknya masih terus memantau kondisi Asri Akbar yang sebelumnya sempat menepi dari latihan. Ia berharap, Asri bisa fit jelang pertandingan sehingga bisa mengisi lini tengah Pesut Etam bersama Ponaryo Astaman. (DMZ/KOK)