Kekalahan Borneo FC di Stadion Segiri atas tamunya, Sriwijaya FC membuat rekor kandang mereka ternoda. Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin pun memberikan wejangan kepada para pemain.


Nabil meminta para pemain melupakan hasil memalukan tersebut. Meski begitu, dia ingin para pemainnya bisa berubah lantaran dalam laga menjamu Sriwijaya dinilai tampil kurang mengesankan. Bahkan, ada yang disebutnya bermain di bawah performa terbaik.


"Saya tidak paham dengan kejadian saat melawan Sriwijaya. Padahal kami bermain di kandang. Harusnya seluruh pemain bisa tampil lebih maksimal," tutur Nabil.


Terkait kinerja para pemain, Nabil tak habis pikir apa yang kurang. Sebab, segala kemauan serta fasilitas untuk kenyamanan penggawa tim telah dilengkapi. "Saya minta semua pemain harus sadar dan membuka mata di mana kekurangan yang harus diperbaiki. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak bertanggung jawab terhadap Borneo FC," imbuh Nabil.


Tidak ingin kejadian minor terulang, Nabil menegaskan, bakal ada evaluasi tegas. Pemain atau siapa saja di elemen tim yang dianggap tak bekerja maksimal, bakal direduksi. Tujuan utamanya sangat jelas, untuk meningkatkan kembali performa Pesut Etam di Liga 1. "Manajemen tidak tidur terkait hasil tim. Kami kaji segala kekurangan untuk dievaluasi," imbuh Nabil.


Tidak cukup waktu untuk menyesali kekalahan, Nabil menginginkan laga kandang berikutnya kontra PS TNI pada Minggu (13/8), wajib dimenangkan. Nabil tidak ingin Borneo FC malu untuk kedua kalinya di rumah sendiri, Stadion Segiri. (ARB/AHS)