Belum stabilnya performa Borneo FC hingga pekan ke-18 membuat manajemen berupaya mencari tenaga anyar. Musim transfer pemain yang belum berakhir jadi kesempatan terakhir tim berjuluk Pesut Etam memperbaiki kekurangan di beberapa lini. Satu nama yang akhirnya merapat ialah Firdaus Ramadhan.


Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menuturkan, posisi paling dibutuhkan saat ini ialah pemain belakang. Dipinjamkannya Firly Apriansyah ke Bhayangkara FC membuat manajemen melakukan negosiasi dengan beberapa tim untuk mendatangkan bek baru.


Tidak perlu waktu lama, Borneo FC resmi mendatangkan Firdaus. Eks Sriwijaya FC itu sempat bermain membela klubnya ketika menantang Pesut Etam pekan lalu.


"Alhamdulillah sudah deal. Besok (hari ini) sudah latihan sama tim," tutur Nabil.


Firdaus merupakan salah satu penggawa inti Laskar Wong Kito di putaran pertama. Total dia bermain 918 menit. Pemain asal Tangerang itu memiliki cukup pengalaman dengan bermain di beberapa klub seperti Madura United dan Deltras Sidoarjo.


Tidak hanya pemain bertahan, Nabil menyebut ada beberapa nama incaran lain yang tengah diburu. Posisinya yakni tengah dan depan. "Dari hasil evaluasi dengan tim pelatih, ada beberapa nama yang direkomendasikan untuk bergabung. Sementara masih dipantau," jelasnya.


Nabil menambahkan, dirinya beberapa waktu lalu sempat mencoba mendatangkan gelandang PSM Makassar. Enggan menyebut nama, sang pemain batal gabung lantaran telah terikat kontrak dengan perusahaan Bosowa.


"PSM tidak kasih lepas karena pemain yang kami coba datangkan terikat kontrak. Kesepakatan batal," terangnya.


Selain memburu pemain lokal, Nabil mempertimbangkan ā€ˇmendatangkan legiun asing. Meski sebelumnya menyebut produk impor aman, hasil buruk kontra Sriwijaya FC pekan lalu cukup berefek negatif.


"Tidak menutup kemungkinan ada pemain asing baru kalau yang ada sekarang malas-malasan," pungkasnya. (ABI/KOK)