Perubahan jadwal kembali terjadi di putaran kedua Liga 1. Perubahan itu dialami Borneo FC pada laga pekan 20 menghadapi Persegres Gresik United.


Sebelumnya, Borneo FC dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Persegres pada Rabu, (16/8). Namun PT Liga Indonesia Baru mengundurkan jadwal tersebut menjadi Senin (4/9) di Gresik, Jawa Timur.


Pengunduran jadwal tersebut dibenarkan Sekretaris Tim Borneo FC, Ridhotya Warman, seiring dengan surat pemberitahuan yang diterima pihaknya.


Menurut Ridho alasan PT LIB mengundurkan jadwal lantaran bertepatan dengan persiapan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.


"Iya pertandingan lawan Persegres ditunda menjadi tanggal 4 September. Alasannya karena masalah perizinan pas tanggal 16, bertepatan dengan Agustusan," kata Ridho di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (10/8).


Pengunduran jadwal tersebut menurutnya cukup mempengaruhi persiapan Pesut Etam. Pasalnya mereka hanya punya persiapan 3 hari jelang laga melawan Persegres.


Parahnya lagi, sebelum lawan Persegres, Pesut Etam harus lebih dulu bertandang ke Padang tanggal 31 Agustus menghadapi Semen Padang. Ia menilai jadwal tersebut akan melelahkan timnya.


"Soalnya nanti bakal 2 kali away ke Padang dan langsung ke Gresik. Dan itu tanggalnya bertepatan dengan Lebaran Idul Adha. Tim bakal berlebaran di Surabaya. Belum lagi harga tiket yang pasti naik," ungkapnya.


Kendati demikian, pihaknya tidak akan menyampaikan keberatan soal pengunduran jadwal tersebut. Sebab, Borneo FC akan lebih dulu dimudahkan dengan dua laga kandang, melawan PS TNI (13/8) dan Persipura Jayapura (21/8).


"Ini akan menjadi PR kami untuk menjaga kebugaran pemain, sebelum jadwal betul-betul padat," katanya. (DMZ/KOK)