Kelanjutan nasib Ricky Nelson sebagai caretaker Borneo FC, bakal ditentukan saat Pesut Etam ditantang tamunya, PS TNI pada laga lanjutan pekan 19 Go-Jek Traveloka Liga 1, Minggu (13/8) di Stadion Segiri Samarinda.


Apalagi laga tersebut dimainkan di kandang sendiri, terlebih pekan lalu kesuciannya hilang akibat tumbang di tangan Sriwijaya FC. Hal ini secara otomatis membuat beban ganda berada di pundak Ricky Nelson.


Sebelumnya manajemen Borneo FC sudah mengultimatum Ricky agar menuai hasil baik pada laga melawan PS TNI. Menyadari hal itu, Ricky mengatakan timnya wajib menang melawan PS TNI. Kemenangan bakal mengamankan posisi Borneo FC dari papan bawah.


"Tidak ada pilihan lain kami harus bangkit. Kami harus bertekad tidak boleh lagi mengulangi kesalahan pemain. Mudah-mudahan diberi rezeki," ucap Ricky.


Meski bertekad menang, Ricky menyebut PS TNI bukan lawan mudah. Pasalnya skuat asuhan Ivan Kolev itu sama-sama punya motivasi ingin menang, lantaran pekan lalu mereka gagal mendulang poin di Bandung. "Kalau kalah ya kita juga kalah pekan lalu. Jadi besok gak ada pilihan lain selain menang," katanya.


Ricky mengaku timnya tak akan terpusat mewaspadai satu atau dua pemain PS TNI. Pasalnya PS TNI selama ini menunjukkan karakter kerjasama tim yang baik. "Semua pemain PS TNI bekerja secara tim dan tidak mungkin antisipasi pemain. PS TNI punya semangat juang. Jadi kamu harus punya keinginan yang lebih besar, tidak boleh kalah semangatnya," pungkas pelatih berlisensi A AFC itu. (AHS)