Pelatih Iwan Setiawan akhirnya tiba di markas Borneo FC, Stadion Segiri, Samarinda, pada Selasa (15/8). Iwan langsung menandatangani kontrak pelatih Borneo FC untuk sisa laga di Liga 1 2017.


Usai penandatanganan kontrak, Iwan mengaku bersyukur bisa kembali ke Pesut Etam. Namun, kali ini ia mengaku menghadapi tantangan yang lebih berat, yaitu mengangkat posisi Borneo FC ke papan atas klasemen.


"Alhamdulillah hari ini saya sudah menandatangani kontrak di sini. Sebenarnya kalau kita sadari, bukannya kontrak saya dan Borneo, tapi kontrak moril antara saya dengan Allah SWT. Saya mencoba memegang tanggung jawab ini," ungkap pelatih berkacamata ini.


Selanjutnya, Iwan langsung memimpin Lerby Eliandry cs berlatih. Ia didampingi eks caretaker Borneo FC, Ricky Nelson, saat memberikan instruksi ke para pemain.


Iwan membagi anak asuhnya menjadi 3 tim dan memainkan dua gawang lapangan kecil. Ia menginstruksikan anak asuhnya pandai membangun serangan dan mencari tempat.


Menurut Iwan, salah satu yang menjadi PR-nya di Pesut Etam adalah mempertegas komitmen pemain. Ia menilai, komitmen pemain sangat penting untuk mendongkrak motivasi di lapangan. Apalagi, mereka akan menghadapi jadwal kompetisi yang padat dan ketat.


"Insya Allah saya akan menerapkan hari ini dengan membangun satu filosofi, semua pemain merasa memiliki. Borneo adalah darah dan nafasnya kita. Kita harapkan seluruh pemain bekerja maksimal sesuai taktikal yang kita terapkan," ungkapnya.


Terkait target, Iwan enggan menetapkan targetnya membawa Borneo FC di posisi papan klasemen. Iwan justru ingin fokus menampilkan performa maksimal dari pertandingan ke pertandingan. Ia berharap timnya bisa tampil maksimal dan menang di setiap pertandingan.


"Tapi, jujur aja secara pribadi saya fokus hasil pertandingan demi pertandingan. Saya ingin fokus tim ini bermain maksimal di setiap pertandingan. Menang adalah target," ujarnya.


Meski dibebani target, Iwan mengaku tak merasa terbebani. Justru, ia tertantang mewujudkan mimpi dan harapan masyarakat Samarinda agar Borneo FC semakin berprestasi.


"Kalau misalnya dibilang beban ya manusiawi lah. Tapi saya lebih ingin fokus menatap pertandingan dari pertandingan. Saya tidak mau berbagi konsentrasi. Saya pribadi semoga bisa memenuhi keinginan dan mimpi masyarakat Samarinda, suporter, dan kami mohon doa restu semoga semua bisa berjalan dengan baik," tuturnya. (DMZ/KOK)