Hari kedua Borneo FC dilatih Iwan Setiawan tak berjalan sesuai rencana. Guyuran hujan deras sejak awal latihan di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (16/8) sore, memaksa ia menghentikan latihan lebih cepat.


Ditemui seusai latihan, pelatih berlisensi A AFC itu menganggap riskan jika meneruskan program yang sudah ia susun. “Saya memikirkan kondisi pemain, selain hujannya memang deras yang bisa saja mempengaruhi kondisi tubuh pemain, saya khawatir nanti justru ada yang cedera,” kata Iwan.


Dalam latihan itu, Iwan Setiawan sebenarnya bakal memberikan menu latihan conditioning dan taktikal. “Tapi belum masuk taktikal hujan semakin deras, lapangan juga ada yang tergenang. Jadi jika kami paksakan ini akan berbahaya bagi pemain dan rumput juga akan rusak,” tambahnya.


Ya, lapangan Stadion Segiri Samarinda memang sebagian ada genangan air. Hal ini memang tak disangka, pasalnya selama ini lapangan di stadion ini memiliki drainase terbaik di Indonesia. “Mungkin karena hujannya begitu deras, jadi airnya agak telat turun. Beberapa titik di kota Samarinda juga tergenang karena intensitas hujan yang tinggi,” sahut Farid Abubakar, manajer Borneo FC. (AHS/KOK/*)