Pelatih Borneo FC U-19, Ricky Nelson mengatakan timnya masih banyak kekurangan dalam menyelesaikan peluang.


Menurut Ricky berisan depan anak asuhnya tampil kurang greget di putaran pertama. Borneo FC U-19 sukses mengamankan posisi puncak Grup 3 atau zona Timur Liga U19 dengan koleksi 13 poin. Namun hal itu belum cukup membanggakan prestasi Pesut Etam. Mereka hanya mampu menciptakan total 8 gol.


Sebagai pemuncak klasemen, kondisi itu kurang meyakinkan lantaran masih kalah jumlah gol dari Perseru Serui di peringkat 4 yang mengoleksi 9 gol. Pelatih kepala Borneo FC U-19, Ricky Nelson pun berharap timnya memanfaatkan sisa jeda kompetisi untuk berburu striker tajam.


"Finishing touch jadi masalah. Putaran kedua kita coba cari pemain striker supaya lebih baik lagi dalam mencetak gol," kata Ricky di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (24/8/2017).


Pesut Etam junior hanya punya satu striker murni, Andrian Khoirul. Namun performanya belum 100 persen. Andrian baru menciptakan 2 gol sejauh ini. Ricky berharap striker baru yang akan didatangkan nanti memiliki power dan penempatan posisi yang bagus.


"Kita akan memanfaatkan waktu yang ada untuk berburu striker yang punya power dan bagus dalam penempatan posisi di kotak penalti. Kita cari dari tim di Jawa," ucapnya.


Borneo FC U-19 menempati peringkat satu dengan koleksi 13 poin. Tempat kedua diisi Mitra Kukar dengan 9 poin dan diikuti Persipura di tempat ketiga yang mengoleksi 8 poin. (DMZ/KOK)