Dipercaya mengemban tugas sebagai kapten tim, membuat Kunihiro Yamashita memiliki beban tanggung jawab extra. Setidaknya, hal itu terjadi dalam dua laga terakhir Borneo FC saat melawan Persipura Jayapura dan Semen Padang.


Meski secara hasil, dalam dua laga itu masing-masing berakhir imbang, namun penampilan asing asal Jepang itu saat tangan kirinya dibalut ban kapten, dinilai memuaskan.


Bahkan saat melawan Semen Padang, Kamis (31/8) lalu, ia bermain lugas. Berpadu dengan Leonard Tupamahu, Abdul Rachman dan Matheus Lopes, beberapa peluang emas tuan rumah mampu ia patahkan.


Sepeninggal Ponaryo Astaman yang absen karena sedang mengikuti pelatihan kursus lisensi A AFC, Borneo FC saat ini setidaknya sudah menunjuk beberapa nama sebagai kapten pengganti, diantaranya Lerby Eliandri, Patrich Wanggai dan Kunihiro Yamashita.


"Dua pertandingan terakhir kita berakhir imbang 1-1, saya sebenarnya ingin meraih kemenangan, apalagi baru-baru ini saya dipercaya jadi kapten. Saya berharap dipertandingan berikutnta bisa berjalan lebih baik lagi," ungkap Kunihiro Yamashita.


Pemain kelahiran Chiba Jepang, 29 Mei, 31 Tahun silam itu hingga pekan ke-21 telah mengoleksi 1620 menit bermain. Sejauh ini, ia telah menyumbang 1 gol melalui sundulan kepala saat pekan perdana Gojek Traveloka Liga 1 2017 di Stadion Pakansari Bogor, melawan PS TNI.


"Kami akan berusaha memberikan penampilan terbaik, tentu saya dan semua pemain ingin meraih hasil yang baik juga, kami akan kerja keras untuk itu," pungkas pemain yang dijuluki The Samurai itu. (AHS/KOK)