Usai mencuri satu poin di Padang, Borneo FC harus melewati adangan Persegres Gresik United, Senin (4/9) sore. Meski tuan rumah sedang terpuruk di juru kunci, tapi Pesut Etam juga dirundung masalah. Sebab duo Brazil, Flavio Beck Junior dan Matheus Lopes absen karena akumulasi kartu.


Tentu saja hal ini membuat pelatih Iwan Setiawan putar otak untuk mencari alternatif pemain pengganti. Sebab selama ini dua pemain asal Negeri Samba itu selalu menjadi andalan.


Matheus Lopes dilini belakang selalu berduet dengan Kunihiro Yamashita. Sedangkan Flavio adalah motor serangan di lini tengah. Namun, beberapa alternatif masih dbisa dimainkan.


Dilini belakang, ada Firdaus Ramadhan yang sudah matang menjadi stopper. Bisa pula menari kembali Leonard Tupamahu ke posisi aslinya dan memainkan Zulvin Zamrun di bek kanan. Kemudian untuk pengganti Flavio, terdapat sejumlah nama seperti Abdul Aziz Lutfi Akbar dan Wahyudi Hamisi Setiawan.


Seperti diketahui Tolle, sapaan akrab Wahyudi Hamisi sebelumnya tak dibawa ke Padang, namun seiring berkurangnya kekuatan tim, dirinya diminta terbang ke Surabaya. "Saya siap main kapan saja, semua saya percayakan kepada pelatih, pada dasarnya sebagai pemain saya harus siap," terang pemuda asal Sulawesi Utara itu.


Selaras dengan Tolle, Abdul Aziz pun angkat suara. Ia menjelaskan tak mempermasalah dalam pertandingan bermain sejak awal atau memulai dari bangku cadangan. "Yang pasti, saat dipercaya turun, kita harus tampil fight, mau jadi cadangan atau bukan, pikiran saya cuma satu, ingin memberikan penampilan terbaik," pungkas Aziz. (HFZ/KOK)