Akhirnya Borneo FC Samarinda merasakan kemenangan tandang perdananya pada gelaran Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 saat melawat ke Gresik melawan Persegres. Satu gol dari Lerby Eliandry di menit 18 tak bisa dibalas pasukan Kebo Giras hingga peluit akhir ditiup.


Melalui laga dengan sedikit bermain terbuka membuat skema permainan sedikit berbeda dibanding laga sebelumnya. Di lain sisin, Gresik United juga menerapkan permainan serupa. Bahkan di awal laga Patrick da Silva sudah melepaskan tendangan ke arah gawang, tapi dihalau M Ridho.


Perlahan-lahan Borneo FC Samarinda mulai menguasai permainan. Skema agresif yang diterapkan pelatih Iwan Setiawan membuat sektor belakang Gresik United harus bekerja keras untuk menghalau bola menjauhi area pertahanan.


Upaya Borneo FC Samarinda membuka keunggulan terwujud pada menit ke-18. Bola sepakan Jefri Kurniawan disundul Terens Puhiri, dan selanjutnya disambut dengan tendangan salto Lerby Eliandry untuk menjebol gawang Fitrul Dwi Rustapa.


Gol ini makin melecut motivasi pemain Pesut Etam. Serangan gencar dilancarkan Borneo FC Samarinda untuk menggandakan keunggulan. Hanya saja, kali ini mereka mengalami kesulitan menembus pertahanan Gresik United.


Di lain sisi, kondisi serupa juga dialami tuan rumah. Walau berusaha menyamakan kedudukan dengan meningkatkan intensitas permainan, Gresik United menemui jalan buntu, sehingga babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC Samarinda.


Babak kedua kubu tuan rumah meningkatkan serangan sementara Pesut Etam tidak melakukan perubahan. Upaya mengejar defisit satu gol terus dikejar oleh Jusmadi dkk. Tapi Kunihiro Yamashita menggalang pertahanan dengan baik.


Peluang bagus baru tercipta di menit 71 dari tendangan Yusuke Kato. Berawal dari sepak pojok, Kato menyepak bola dari jarak dekat, tapi dapat dimentahkan kiper Muhammad Ridho.


Tiga menit kemudian, Borneo FC membalas ancaman tersebut melalui Lerby. Hanya saja, ketenangan dalam melakukan penyelesaian akhir membuat peluang itu terbuang percuma.


Masuk menit 75, Borneo FC Samarinda mulai menurunkan tempo permainan, dan memilih memperkuat pertahanan sambil mencoba melakukan serangan balik. Perubahan ini dimanfaatkan Gresik United untuk menekan lini belakang Borneo FC Samarinda, hanya saja serangan seperti membentur tembok.


Menjelang pertandingan berakhir, Ridho melakukan penyelamatan gemilang setelah ia menepis tendangan keras Yusuf Effendi dari luar kotak penalti, sehingga mengamankan kemenangan tipis 1-0 milik Borneo FC Samarinda.


Pelatih Borneo FC Samarinda, Iwan Setiawan mengaku senang dan puas dengan hasil ini. Tetapi ia juga akan memiliki beberapa catatan kepada anak asuhnya agar bisa dievaluasinya. "Alhamdulillah bisa raih 3 poin, tapi masih ada beberapa hal yang kami evaluasi. Saya akan bahas ini bersama tim pelatih lainnya," ucap Iwan pada sesi konfrensi pers.


Kendati demikian ia menyebut hal ini masih terbilang wajar karena sudah dirinya baru saja menukangi tim berjuluk Pesut Etam ini. Dalam laga ini ia pun akhirnya bisa melihat kualitas dari pemain cadangan yang dimiliki anak asuhnya. "Jadi masih ada PR bagi kami untuk melakukan perbaikan," tuturnya.


Sedangkan, Zulvin Zamrun yang mewakili pemain Borneo FC Samarinda mengucap syukur atas hasil ini. Kemenangan ini diraih sangat istimewa karena, skuad yang turun rata-rata pemain lokal. "Dengan begini kami makin percaya dengan kemampuan antar pemain," kata Zulvin.


Selain itu, Zulvin juga menyebut jika pada laga tersebut rekan-rekannya bermain secara tim. "Kami bermain atas nama Borneo, bukan untuk diri sendiri," pungkasnya.


Atas hasil ini, Borneo FC Samarinda mengoleksi 32 poin dan berada di posisi 10 klasemen Gojek Traveloka Liga 1. Laga berikutnya, Borneo FC Samarinda akan ditantang pimpinan klasemen sementara asal Pulau Dewata, Bali United. (HFZ/KOK)