Tak bisa menampilnya dua legiun asing Flavio Beck Junior dan Matheus Lopes yang terkena akumulasi kartu, membuat Pelatih Borneo FC Samarinda Iwan Setiawan memutar otak. Untungnya permainan pemain muda yang ia turunkan tampil cukup memuaskan.


Pada lini tengah, untuk mengganti peran Flavio Beck Junior, sosok pemain debutan Rizky Yusuf Nasution mampu menjawab keraguan. Sama halnya pemain muda lainnya, Wahyudi Hamisi. Peran pengatur serangan sendiri pada laga ini diambil alih oleh Patrich Wanggai.


Sementara di lini belakang, Iwan memasang Firdaus Ramadhan dan memainkan Zulvin Zamrun di bek kanan. Sedangkan Leonard Tupamahu di simpan untuk jaga-jaga dua center back ada yang cedera.


Bagi Firdaus dan Rizky laga kemarin adalah laga perdana mereka bersama Pesut Etam. Bahkan bagi Rizky ini adalah debutnya di level teratas kompetisi dari sebelumnya berlaga di Liga 2. Secara keseluruhan, Iwan puas dengan penampilan pemain debutan tersebut. "Ya bagus. Ini jadi pertimbangan kami nanti dalam menetapkan formasi," ujar Iwan.


Iwan juga memuji kegigihan para pemain muda Pesut Etam, termasuk Wahyudi Hamisi yang harus diganti keluar pada menit 31 akibat cedera. Penggantinya, Dodi Al Fayed pun mendapat acungan jempol darinya. "Mereka masih di bawah 20 tahun, tapi penampilannya cukup memberi kontribusi tim. Ini pertanda bagus ke depannya," bebernya.


Menurutnya, para pemain muda Borneo FC Samarinda pada laga tersebut bisa membuktikan diri bisa memberikan pengaruh baik pada tim. Dengan begitu akan banyak pilihan yang dapat dipakai pada laga berikutnya. "Tentu para pemain harus tetap belajar dan meningkatkan performa mereka," tandasnya. (HFZ/KOK)