Pemain Borneo FC Samarinda kemarin menyambangi satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Samarinda. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk mendekatkan pemain kepada warga Samarinda. Sekaligus sebagai bentuk branding klub kepada kawula muda.


Chief Marketing Borneo FC, M Novi Umar mengatakan, kerja sama ini dibangun melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan pihak sekolah. Tentunya ia ingin agar klub yang bermarkas di Stadion Segiri ini bisa lebih dikenal berbagai pihak, termasuk sekolah. “Kami biasanya mendatangi pengurus OSID dan disambungkan ke sekolah. Kami berharap ini sebagai bentuk interaksi positif klub dengan berbagai pihak,” ucap Novi.


Ia menjelaskan, program yang diberi nama Borneo goes to school itu sudah berjalan tahun ke tiga. Namun, kali ini berlangsung lebih antusias. Terutama sambutan pihak sekolah. “Kami senang aja. Jadi kami ingin berinteraksi dan berbagi motivasi positif. Sebab anak muda Samarinda juga banyak potensi bermain bola,” tuturnya.


Dalam acara kemarin pagi, pemain Borneo FC seperti Lerby Eliandry, M Ridho, dan Diego Michels paling banyak diburu anak SMK 1. Selain member sedikit coaching clinic, pemain juga menerima sesi Tanya jawab. “Kami ingin anak-anak lebih dekat dengan pemain. Biasanya mereka bisa lihat dari jauh sekarang bisa langsung ketemu dan foto bareng,” bebernya.


Selanjutnya para penggawa Borneo FC akan menjajaki sekolah lain. Rencananya, hal serupa hanya akan dilakukan menjelang laga kandang saja. Sebab, hanya pda saat itu para pemain berkumpul di Samarinda. “Sejauh ini pemain masih have fun. Apalagi tadi (kemarin, Red) antusias sekali,” tuturnya.


Novi juga akan terus berinovasi terkait dengan sentuhan baru program seperti ini. Ia dan jajaran manajemen lainnya masih terus memutar otak guna menyiapkan program yang dibentuk menjadi Corporate Social Responsibility (CSR). “Setiap tahun harus ada ide baru yang kita kelurkan bukan hanya seperti coaching clinic saja. Alhamdulillah kami selalu berusaha untuk itu,” tandasnya. (HFZ/KOK)