Borneo FC Samarinda bakal melakoni laga berat pada pekan ke-23 Gojek Traveloka Liga 1 2017, Senin 11 September 2017. Kali ini lawan yang datang ialah tim asal Pulau Dewata, Bali United.


Tim besutan Widodo Cahyono Putro itu saat ini berada di tiga besar bersama Bhayangkara FC dan PSM Makassar. Meski demikian, misi menjungkal ambisi Serdadu Tridatu di Stadion Segiri Samarinda menjadi harga mati skuad Pesut Etam.


Iwan Setiawan, pelatih Borneo FC Samarinda menerangkan secara tim ia sejak jauh hari telah menantikan pertemuan ini. Menurutnya, dengan mengalahkan Bali United, selain sarat gengsi, ini akan menjadi modal penting guna mendongkrak posisi tim menembus papan atas.


"Kita harus sepakati dulu bahwa Bali United adalah tim terbaik saat ini dalam hal performa di Liga 1, tapi bukan berarti kita tidak bisa mengalahkan mereka, kami sudah menyaksikan rekaman pertandingan Bali United, dan kami sudah berlatih untuk memanfaatkan celah kelemahan mereka, ini akan jadi pertandingan menarik," papar Iwan Setiawan.


Pada laga ini, Borneo FC Samarinda harus kehilangan sejumlah pilar andalan sebut saja Abdul Rachman dan Firdaus Ramadhan yang terkena akumulasi kartu. Beruntung, Asri Akbar dan Diego Michiels bisa dimainkan pada laga ini. "Ini akan jadi come back Asri yang baru sembuh dari cedera, sedangkan Diego dipastikan bisa tampil karena banding pihak kami atas hukumannya dikabulkan Komisi Banding," tambah pelatih berlisensi A AFC itu.


Iwan Setiawan pun berharap dengan dukungan pendukung Borneo FC Samarinda pada laga ini. Ia menjelaskan meski dulunya Bali United adalah klub asal Samarinda (PS Putra Samarinda), namun saat ini yang berjuang mengharumkan Kota Tepian adalah Borneo FC Samarinda. "Jadi sudah semestinya Borneo FC yang mendapatkan dukungan luar biasa dari warga Samarinda," tambahnya.

Sementara itu, pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro menyorot lini depan Borneo FC Samarinda yang dihuni Lerby Eliandri. Menurut eks pelatih Sriwijaya FC itu, ia mengapresiasi pencapaian Lerby sebagai penyerang lokal di Liga 1 saat ini.


"Saya sangat apresiasi atas apa yang ditampilkan Lerby sejauh ini. Saya sangat bangga dengan dia yang merupakan pemain lokal Indonesia dan sudah mencetak 10 gol. Saat ini dia mampu bersaing dengan deretan penyerang asing. Saya juga sempat melihat Lerby mencetak gol saat di Gresik dimana saat itu dia mencetak gol dengan cara yang spektakuler," papar Widodo.


Lebih lanjut Widodo turut memperhatikan lini pertahanan Borneo FC Samarinda yang dinilainya kokoh. Sama halnya dengan Iwan, dirinya pun mengaku memiliki skema khusus di Stadion Segiri, namun ia memilih tidak mengumbar pola tersebut kepada khalayak ramai.


"Kami tahu Borneo FC memiliki rekor kebobolan yang cukup baik di kandang. Saya tentu sudah ada taktik untuk menghadapi hal tersebut, namun tentunya bukan untuk konsumsi media. Kita lihat saja di pertandingan besok (malam ini)," pungkas mantan bomber timnas Indonesia itu. (AHS)