Borneo FC Samarinda gagal meraih kemenangan saat menjamu Bali United, pada Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 di Stadion Segiri Samarinda. Meski tampil sparta sepanjang laga, tak ada gol tercipta, skor 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Hal itu lantas disesali oleh para pemain Borneo FC Samarinda, salahsatunya Diego Michiels, ia menilai seharusnya sebagai tuan rumah, Pesut Etam layak mendapatkan kemenangan. Namun disisi lain, pemain berdarah Maluku-Belanda itu memaklumi bahwa dalam sepak bola apapun bisa terjadi.


“Kupikir untuk hari ini, karena kita bermain di kandang maka kita seharusnya menang, tapi jujur saja ini hasil yang cukup fair dengan skor 0-0 hari ini,” terang Diego.


Diego juga menyoroti sengitnya pertarungan sepanjang laga. Baik Borneo FC Samarinda dan Bali United disebutnya memainkan sepak bola yang layak ditonton, karena memainkan permainan dalam tensi tinggi. "Kami sudah bekerja keras dan mereka pun juga, mereka bisa saja menang, dan kita pun bisa saja menang, tetapi hasil akhir kita belum bisa meraih kemenangan,” tambahnya.


Disisi lain pada laga ini, Diego berkesempatan melakukan reuni dengan sejumlah pemain dari negeri Kincir Angin. Seperti diketahui di tubuh Bali United terdapat kuartet ‘the oranye’ yakni Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Sylvano Comvalius dan Nick van der Velden. Menanggapi hal itu, Diego mengaku senang, ia menjelaskan sepanjang laga mereka kerap berkomunikasi. Namun soal persaingan diatas lapangan, ia mengaku mereka sepakat tak ingin mengalah. “Ya senang bisa ketemu mereka, kami menikmati pertandingan,” pungkasnya. (AHS/KOK)