Pelatih Borneo FC Samarinda, Iwan Setiawan, kecewa dengan hasil imbang timnya saat bersua dengan Bali United di Stadion Segiri, Senin (11/9/2017) malam. Skor imbang 0-0 ini memperpanjang hasil imbang Borneo FC Samarinda pada putaran kedua ini, sebelumnya ditangan Iwan, Pesut Etam tertahan 1-1 oleh Persipura Jayapura, 21 Agustus lalu.


Menurutnya skor kacamata di kandang merupakan hasil yang kurang baik bagi Borneo FC Samarinda yang berhasrat menembus papan atas. "Draw di kandang rasanya kurang baik. Namun apa yang dicapai dengan kerja keras dan disiplin saya kira sudah cukup baik," katanya.


Pada laga tersebut juga terdapat rotasi pemain, Lerby keluar digantikan Febri Setiadi. Ketika ditanya wartawan tentang strategi memasukkan Febry Hamzah dan menarik keluar top scorer Borneo FC Samarinda, Lerby Eliandry. Iwan lantas bertanya balik perihal pertanyaan itu kepada awak media. "Coba kalau saya balik pertanyaan kalian, masuknya Febri (Setiadi Hamzah) apakah ada menciptakan peluang? kalian kadang-kadang tidak mengerti taktik," ujar Iwan.


Iwan Setiawan menilai beberapa pertanyaan yang ditujukan kepadanya kadang membuatnya sulit menjawab. ""Saya minta tolong jangan pancing saya, karena jika saya berkata jujur, banyak orang yang tidak bisa menerima. Saya sudah kena denda sama klub saya loh," pungkasnya. (TK/KOK)