Borneo FC Borneo FC
 
Follow Us
     
 
 
 
     
Hukuman Diputuskan Sepihak: Presiden Borneo FC Bantah Tudingan Komdis PSSI

Hukuman Diputuskan Sepihak
Presiden Borneo FC Bantah Tudingan Komdis PSSI

15/09/2017 21:02 WITA

Tanpa diberikan hak untuk klarifikasi, Presiden Borneo FC Samarinda menyayangkan hukuman sepihak yang diberikan oleh Komdis.
Photo: Fachrul B. Pratama

Presiden Klub Borneo FC Samarinda, Nabil Husein Said Amin akhirnya angkat bicara perihal tudingan miring seusai pertandingan Liga 1 2017 saat melawan Bali United, Senin (11/9) lalu.


Ya, pada laga itu ia dianggap melakukan intimidasi terhadap perangkat pertandingan. Bahkan dalam salinan surat keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI bernomor 088/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 itu, dituliskan bahwa ia melakukan ancaman dan bertutur kata tidak pantas.


Dikonfirmasi perihal itu, Nabil Husein membantahnya. "Tidak benar itu, saya tidak bicara ke wasit 'saya bisa bayar kamu', yang benar saya bilang 'siapa yang bayar kamu, saya juga bisa bayar kamu,' kalau dibaca secara lengkap itu maknanya berbeda loh," ujarnya.


"Ada komentar saya yang diubah dan tidak dijelaskan secara lengkap di surat itu, sehingga memunculkan opini tidak bagus, padahal apa yang sampaikan ini sebenarnya untuk menegakkan kualitas sepak bola kita," tambah Nabil.


Nabil pun membantah telah melakukan intimidasi, tuduhan ini dianggapnya tidak mendasar, terlebih hukuman dijatuhkan tanpa mendengar klarifikasi dari Borneo FC. "Bagaimana saya dibilang intimidasi, saya tidak memukul, saya hanya bertanya dan anehnya sanksi diberikan tanpa memberikan kesempatan kami melakukan pembelaan dan klarifikasi, komdis ini cara kerjanya tidak benar," paparnya.


"Saya merasa ada pihak yang tidak senang dengan Borneo FC, ketika saya mempertanyakan, saya justru di-judge macam-macan, tapi tujuan saya untuk liga ini lebih baik, insyaallah dengan kejadian ini, liga kita akan lebih baik dan jujur," urainya.


Di sisi lain, Nabil juga mempertanyakan perihal tujuan kedatangan wasit asing ke Liga Indonesia. Dijelaskannya, pihaknya sangat mendukung jika kinerja wasit asing untuk mengangkat kualitas pertandingan, namun pada kenyataannya pihaknya menilai kinerja wasit asing jauh dari harapan. Sebab, sarat dengan kepentingan.


"Tujuan wasit ini di datangkan ke Indonesia untuk apa? Jelas untuk perbaikan kan? jadi mari kerja dengan fair (adil). nah yang terjadi dari pertandingan kemarin, itu diluar tujuan mereka di datangkan. sangat tidak fair, sekali lagi ini bukan soal hasil, tapi soal kejujuran dalam memimpin. Bagi saya, kalah draw dan menang harus kita terima tapi pertandingan kemarin itu sangat tidak benar, diluar fair play," pungkas Nabil.


Sementara itu, Borneo FC telah mengajukan proses banding atas putusan Komdis, surat banding itu sudah dikirimkan kepada Komisi Banding PSSI, Kamis (14/9) pagi. Menunggu putusan Komding tersebut, Borneo FC pada Jumat sore mengalihkan fokus persiapan untuk pertandingan melawan Bhayangkara FC, 20 September mendatang. (AHS/KOK)

 
 
Gojek Traveloka Liga 1
Sabtu, 11 November 2017
Kickoff 19.30 WITA


Borneo FC


Arema FC

Stadion Segiri, Samarinda
LIVE TVONE
Gojek Traveloka Liga 1 2017
1Bali United FC34 21 5 8 76-38 68
2Bhayangkara FC34 22 2 10 61-40 68
3PSM Makassar34 19 8 7 67-38 65
4Persija Jakarta34 17 10 7 46-24 61
5Persipura Jayapura34 17 9 8 64-37 60
6Madura United34 17 9 8 58-44 60
7Barito Putera34 15 8 11 48-44 53
8 Borneo FC 34 15 7 12 50-39 52
9Arema FC34 13 10 11 43-44 49
10Mitra Kukar34 13 4 17 49-74 43
11Sriwijaya FC34 11 9 14 50-50 42
12PS TNI34 12 6 16 46-58 42
13Persib Bandung34 9 14 11 39-34 41
14Persela Lamongan34 12 4 18 49-55 40
15Perseru Serui34 10 7 17 35-45 37
16Semen Padang FC34 9 8 17 34-52 35
17Persiba Balikpapan34 7 6 21 41-62 27
18Persegres Gresik Utd34 2 4 28 26-104 10