Penyerang asing Borneo FC asal Selandia Baru, Shane Smeltz angkat suara terkait penundaan jadwal Borneo FC melawan Persib Bandung. Seperti diketahui, seharusnya laga dua tim ini akan tersaji di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (16/9) sore.


Menurutnya hal tersebut sangat aneh dalam liga profesional sepakbola. Ia menilai cara ini sangat melukai sportifitas sepakbola.


"Saya punya opini. Ini bukan situasi yang bagus untuk liga dan semuanya. Anda tidak bisa mengganti jadwal hanya dalam dua laga sebelum pertandingan. Saya tidak tahu kenapa mereka membuat keputusan ini. Ini untuk apa? Ini sangat melukai liga dan klub," ungkapnya.


Shane Smeltz yang pernah berlaga di Piala Dunia 2010 dan menjebol gawang Italia itu bahkan mengaku baru kali ini mengalami penundaan jadwal pada H-2 sebelum kick-off. Disebutnya hal seperti ini tak pernah terjadi di liga lain.


"Ini pertama kali saya melihat keputusan yang tidak bagus. Sebelumnya saya pernah bermain di beberapa liga dan tidak pernah mendapati keputusan seperti ini," ucap pencetak gol terbanyak timnas Selandia Baru itu.


Sementara itu, Shane Smeltz juga menganggap sanksi larangan bertanding 4 laga home yang harus diterima Borneo FC adalah keputusan yang merugikan timnya. Pasalnya tim sudah siap menjamu Persib di kandang, namun tim harus mengubah agenda latihan dan persiapan.


"Sekali lagi saya pikir saya tidak tahu siapa yang membuat keputusan ini. Aku tidak tahu bagaimana ini bisa terjadi. kita punya 6 laga home dan 5 away. Kami harus menang di semua laga kandang. Tapi nyatanya kami hanya punya dua laga kandang. Jadi ini tidak bagus untuk tim dan semua fans," tutur pemain bernomor punggung 10 ini. (DMZ/KOK)