Pertandingan Borneo FC melawan Persib Bandung pada lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 resmi mengalami perubahan. Sedianya laga ini akan diselenggarakan di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (16/9) sore. Penundaan itu terjadi H-2 jelang kick off, akibat dari sanksi sepihak yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI, perihal larangan bertanding selama 4 laga untuk Pesut Etam di kandang sendiri.


Penundaan laga tersebut membuat pasukan Pesut Etam harus mengalihkan fokus ke laga lain. Manager Borneo FC, Farid Abubakar mengungkapkan timnya saat ini bersiap menatap laga melawan Bhayangkara FC, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (20/9)


"Tim kita langsung berlatih untuk persiapan melawan Bhayangkara FC. Ya kita harus beda pola latihan lagi, karena lawan yang dihadapi juga berbeda," kata Farid, di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (15/9).


Menurut Farid penundaan laga melawan Persib sebenarnya sangat disayangkan timnya lantaran skuat Borneo FC sudah siap melawan Maung Bandung. "Sebenarnya pemain kami sudah siap melawan Persib. Bahkan mereka sempat bercanda untuk melawan Persib, kalau perlu kita aja yang ke Bandung. Tapi itu dalam konteks bercanda artinya mereka sudah siap apapun kondisinya," ujar Farid.


Kendati demikian, Farid menegaskan penundaan laga tersebut tak berpengaruh kepada mental timnnya. Saat ini para pemain menikmati menu latihan seperti biasa dan terus meningkatkan persiapan. "Mental pemain saya rasa baik dan sudah profesional. Mau main di manapun saya rasa akan siap. Mereka mental petarung dan sudah siap dengan itu semua," ucapnya.


Menghadapi Bhayangkara FC skuat Borneo FC dipastikan tampil full tim. Sejumlah pemain yang sebelumnya absen, akan bisa bermain menghadapi Bhayangkara FC. Pesut Etam juga akan kembali diperkuat Abdul Rachman di sektor kiri pertahanan. (DMZ/KOK)