Borneo FC Borneo FC
 
Follow Us
     
 
 
 
     
Kerap Dirugikan Kandang Tandang: Pelatih Borneo FC Kecewa Wasit Tak Jujur

Kerap Dirugikan Kandang Tandang
Pelatih Borneo FC Kecewa Wasit Tak Jujur

22/09/2017 12:20 WITA

Coach Iwan Setiawan kritisi tindakan wasit yang kurang profesional.
Photo: Fachrul B. Pratama

Kekalahan 1-2 yang dialami Borneo FC dari tuan rumah Bhayangkara FC dua hari lalu menyisakan duka mendalam bagi kebobrokan sepak bola Tanah Air. Terutama bagi kepemimpinan wasit yang dinilai amat menguntungkan tuan rumah.


Kejadian kontroversial pertama ialah disahkannya gol Ilija Spasojevic menit ke-61 setelah menyambut umpan Firly Apriansyah. Ditilik dari rekaman ulang, posisinya membelakangi pemain bertahan Borneo FC ketika diberi umpan. Namun hakim garis tidak menganggap sebagai offside.


Protes keras langsung dilakukan pemain Borneo FC yang merasa dizalimi. Salah satunya Wahyudi "Tole" Hamisi. Dia langsung mendatangi hakim garis dan mencoba melakukan komunikasi. "Bapak tidak lihat itu tiga orang sudah posisi offside," ujar Tole kepada hakim garis. "Engga kok. Cuma dua," tambah Tole menirukan balasan pembicaraan dari hakim garis.


Jika hakim garis menganggap dua orang offside, lantas mengapa mengabsahkan gol Bhayangkara FC. Padahal sesuai aturan, satu orang saja yang terjebak offside meski mencetak gol mesti dianulir. "Saya kecewa dan marah dengan keputusan wasit seperti itu. Kenapa tidak jujur?" keluhnya.


Protes yang tidak digubris akhirnya tetap membiarkan laga kembali berlanjut. Di sisa waktu jelang kemenangan tuan rumah, Borneo FC sempat menyamakan kedudukan menit ke-82 lewat Shane Smeltz meneruskan umpan Terens Puhiri.


Beberapa menit jelang bubaran, wasit Aprisman Aranda kembali memberikan putusan kontroversial. Duel bola atas antara Diego Michiels dan Ilija Spasojevic yang sama-sama tidak mengenai kepala. Bola yang melayang deras mmalah dianggap handball. Sontak, protes keras kembali dilayangkan seluruh pemain.


Sayang, komplain tak digubris. Hadiah penalti berhasil dieksekusi Otavio Dutra dengan bersih. Kekalahan Pesut Etam diperparah dengan diusirnya Diego dari lapangan. Eks Mitra Kukar itu dengan keras menendang Spasojevic dari belakang.


Tidak hanya Tole, pelatih Iwan Setiawan turut mengecam sikap pengadil yang lalai menjalankan tugas dengan baik. Bahkan amat menyedihkan karena timnya harus jadi korban kekalahan yang harusnya bisa dihindari. "Kalau di luar negeri, wasit yang pimpin laga pasti dipenjara. Jauh dari kata baik," pungkas Iwan. (ABI/KP/KOK)

 
 
Gojek Traveloka Liga 1
Kamis, 19 Oktober 2017
Kickoff 19.00 WITA


Borneo FC

vs


Persela Lamongan

Stadion Segiri, Samarinda

Harga Tiket Masuk:
Tribun Ekonomi Rp25 Ribu
Tribun VIP Rp60 Ribu
Gojek Traveloka Liga 1 2017
1Bhayangkara FC29 19 2 8 51-34 59
2Bali United FC29 17 4 8 66-34 55
3PSM Makassar29 16 7 6 54-33 55
4Madura United29 15 8 6 49-31 53
5Persipura Jayapura29 15 8 6 54-30 53
6Persija Jakarta29 13 10 6 39-19 49
7Barito Putera29 13 6 10 37-35 45
8Arema FC29 11 9 9 32-34 42
9 Borneo FC 28 11 7 10 34-29 40
10Mitra Kukar29 12 4 13 44-60 40
11Persib Bandung28 8 13 7 35-27 37
12Sriwijaya FC29 10 7 12 34-40 37
13Persela Lamongan29 11 3 15 42-42 36
14PS TNI29 9 6 14 38-52 33
15Semen Padang FC29 7 8 14 25-42 29
16Perseru Serui29 6 7 16 22-37 25
17Persiba Balikpapan29 6 5 18 30-48 23
18Persegres Gresik Utd29 2 4 23 22-81 10